https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol •   Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum •   Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI  •   Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Daerah › Cegah Lansia Jadi Korban Hoax dan Penipuan Online, Mafindo dan UIN Suska Gelar Pelatihan Literasi Digital

Cegah Lansia Jadi Korban Hoax dan Penipuan Online, Mafindo dan UIN Suska Gelar Pelatihan Literasi Digital

Senin, 16 September 2024 | 00:53 WIB,  
Penulis : Redaksi
Cegah Lansia Jadi Korban Hoax dan Penipuan Online, Mafindo dan UIN Suska Gelar Pelatihan Literasi Digital

Serojanews, Kampar - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Suska Riau menggelar Akademi Digital Lansia (ADL) di Musholla Al-Hijrah, Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar.

Dr Arwan, M Ag, Ketua Pelaksana kegiatan ini, menekankan pentingnya edukasi digital bagi para lansia.

“Lansia sering kali menjadi pilar dalam keluarga, tetapi mereka juga sering menjadi target penipuan dan penyebaran berita hoax. Ini menjadi tantangan yang harus diatasi. Kami berharap dengan adanya program ini, para lansia bisa lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak mudah terjebak hoax,” ujarnya.

Dalam pelatihan ini, peserta dibagi menjadi sepuluh kelompok dan didampingi oleh sepuluh fasilitator yang bertugas memberikan materi secara bertahap dan interaktif.

Program ini merupakan inisiatif dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), yang aktif memerangi penyebaran berita hoax di Indonesia. Para fasilitator tidak hanya memberikan edukasi tentang literasi digital dan bahaya hoax, tetapi juga membahas tema penting lainnya, seperti Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November mendatang.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para lansia akan pentingnya memilih dengan bijak dan berdasarkan informasi yang valid.

“Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi langkah nyata untuk melindungi para lansia dari dampak negatif dunia digital. Mereka memiliki peran penting dalam keluarga, dan kita harus membekali mereka dengan pengetahuan yang cukup untuk menghadapi era digital ini,” tambah Dr. Arwan.

Ke depan, kegiatan Akademi Digital Lansia ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah, guna meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para lansia, tentang pentingnya literasi digital dan cara menangkal hoax.

Dengan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat semakin cerdas dalam menyaring informasi, serta terhindar dari ancaman penipuan yang semakin marak di era digital ini.

Winarsih, seorang lansia berusia 65 tahun, tampak antusias mendengarkan materi tentang literasi digital dengan 

Sesekali, ia mengangguk penuh perhatian, dan ketika diberi kesempatan berbagi pengalaman, ia menceritakan kejadian yang hampir membuatnya menjadi korban penipuan.

Beberapa minggu lalu, Winarsih menerima telepon dari seseorang yang mengaku bahwa anaknya mengalami kecelakaan. Namun, alih-alih panik, ia memilih untuk tenang dan memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Untung saya nggak langsung percaya, saya cek dulu sama keluarga," ujarnya dengan senyum lega.

Winarsih adalah satu dari 101 lansia yang menjadi peserta dalam kegiatan Tular Nalar, sebuah program yang bertujuan meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat, khususnya lansia.

Peserta kegiatan adalah lansia dari Majelis Taklim Ukhuwah Islamiyah, sebuah kelompok yang aktif dalam kegiatan sosial keagamaan.

Winarsih dan para peserta lainnya tampak bersemangat mengikuti setiap sesi. Mereka pulang tidak hanya dengan ilmu baru, tetapi juga dengan rasa percaya diri yang lebih besar dalam menghadapi tantangan dunia digital.

“Sekarang saya lebih paham, jadi kalau ada yang mencurigakan, saya tahu harus bagaimana,” tutup Winarsih dengan senyum puas. 

Editor : Admin
Sumber : Mcriau

TOPIK TERKAIT

KamparRiauUniversitasUIN
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Mantap, Destinasi Wisata Baru Air Tiris Pulau Tobek Katoman Indah Diresmikan
    Pemerintah

    Mantap, Destinasi Wisata Baru Air Tiris Pulau Tobek Katoman Indah Diresmikan

    Senin, 16 Sep 2024 | 00:42 WIB
  • PB PON usai Kontroversi Sepak Bola Aceh vs Sulteng: Kami Netral, Tak Berpihak
    Olahraga

    PB PON usai Kontroversi Sepak Bola Aceh vs Sulteng: Kami Netral, Tak Berpihak

    Minggu, 15 Sep 2024 | 21:54 WIB
  • Kejati Riau Bantah Lakukan OTT Terhadap Pengusaha Pekanbaru Sarjoko Alias Asun
    Korupsi

    Kejati Riau Bantah Lakukan OTT Terhadap Pengusaha Pekanbaru Sarjoko Alias Asun

    Minggu, 15 Sep 2024 | 21:36 WIB
  • Syamsuar Tampil Elegan di Media Expo SPS Riau, Tegaskan Komitmen pada Kemajuan Riau
    Politik

    Syamsuar Tampil Elegan di Media Expo SPS Riau, Tegaskan Komitmen pada Kemajuan Riau

    Minggu, 15 Sep 2024 | 21:30 WIB
  • Akun Fufufafa Kerap Menjelekkan Prabowo, Warganet Kaitkan Gibran Sosok di Balik Akun Fufufafa
    Nasional

    Akun Fufufafa Kerap Menjelekkan Prabowo, Warganet Kaitkan Gibran Sosok di Balik Akun Fufufafa

    Minggu, 15 Sep 2024 | 02:12 WIB

Terpopuler

  • 01

    Divonis 6 Tahun, Berkas PETIR Berkaitan Kasus Korupsi Jumbo di Riau Masuk Daftar Pemusnahan

    Sabtu, 21 Mar 2026 - 15:06 WIB
  • 02

    Bukti Minim, Kasus Pemerasan JS Dituntut 7 Tahun Pakai KUHP Lama, Jaksa Berpihak Kepada Perusahaan?

    Kamis, 05 Mar 2026 - 01:55 WIB
  • 03

    Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"

    Kamis, 12 Mar 2026 - 22:23 WIB
  • 04

    ABK Membawa Sabu 2 Ton di Batam Divonis 5 Tahun Penjara, JPU Muhammad Arfian Tak Hadir di Persidangan

    Kamis, 05 Mar 2026 - 20:54 WIB
  • 05

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 - 00:30 WIB

TERBARU

  • Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Jumat, 03 Apr 2026 | 22:45 WIB
  • Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kamis, 02 Apr 2026 | 13:15 WIB
  • Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:02 WIB
  • Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Rabu, 01 Apr 2026 | 08:23 WIB
  • Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Senin, 30 Mar 2026 | 23:42 WIB
  • Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Senin, 30 Mar 2026 | 15:45 WIB
  • Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 | 00:30 WIB
  • GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 22:55 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com