https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol •   Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum •   Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI  •   Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Daerah › Forum LSM Riau Bersatu Klarifikasi Pemberitaan Aksi Unjuk Rasa, Robert: "Aspirasi Kita Tidak Mengandung Unsur Kepentingan"

Forum LSM Riau Bersatu Klarifikasi Pemberitaan Aksi Unjuk Rasa, Robert: "Aspirasi Kita Tidak Mengandung Unsur Kepentingan"

Rabu, 25 September 2024 | 21:49 WIB,  
Penulis : Redaksi
Forum LSM Riau Bersatu Klarifikasi Pemberitaan Aksi Unjuk Rasa, Robert: "Aspirasi Kita Tidak Mengandung Unsur Kepentingan"

(Foto) Konferensi Pers di Hadiri Sejumlah Wartawan

SEROJANEWS.COM, PEKANBARU - Ketua Forum LSM Riau Bersatu Robert Hendriko mengklarifikasi pemberitaan miring terkait unjuk rasa yang mereka lakukan di depan kantor dinas pendidikan Provinsi Riau.

Robert membantah pemberitaan miring di beberapa media online yang menyebutkan bahwa aksi yang mereka lakukan mengandung unsur kepentingan.

Kepada awak media Robert mengatakan, terjadinya perselisihan antara Forum LSM Riau Bersatu dengan dinas pendidikan Provinsi Riau yang berujung sampai terjadinya aksi unjuk rasa.

"Dengan tegas saya katakan bahwa aspirasi yang kita lakukan tidak ada sedikitpun mengandung unsur kepentingan pribadi saya sendiri. Tetapi memang murni untuk memajukan mutu kualitas pendidikan anak bangsa yang ada di provinsi riau yang kita cintai ini," kata Robert.

Beliau menepis tuduhan yang dikaitkan dengan dugaan permintaan sejumlah uang kepada Dinas Pendidikan dan titipan penambahan siswa baru yang mereka ajukan tidak terpenuhi.

"Sebelumnya pihak dinas pendidikan pernah disorot terkait kegiatan yang mereka kerjakan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) oleh beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM). Saya bantu untuk menyelesaikan permasalah tersebut.
Saya bahkan mengeluarkan biaya sendiri untuk mengakomodir permasalahan tersebut karena saya sangat berteman baik kepada para pejabat yang berada di Dinas Pendidikan," tuturnya.


"Boleh kita buka-bukaan terkait chatingan saya terhadap PPTK pelaksanaan kegiatan DAK yang bernama ibu elia yang diduga bermasalah serta dibagikan kepada rekanan Khusus. Ada apa tidaknya permintaan sejumlah uang itu berhubungan dengan aksi unjuk rasa yang kita lakukan," tambahnya.

Lanjut Robert, karena sudah dibantu menyelesaikan permasalah pada Dinas Pendidikan pihaknya hanya meminta agar Forum LSM Riau Bersatu dapat dibantu dengan memberikan kegiatan dan perlu bantuan dana untuk kegiatan lembaga ke Jakarta namun tidak diberikan dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.

"Salah tidak apabila kita meminta bantuan kepada orang yang sudah kita bantu dengan mengeluarkan biaya kita sendiri," kata Robert menanyakan.

Ketika dikaitkan dengan munculnya nama-nama titipan dari Forum LSM Riau Bersatu beliau menyatakan bahwa itu murni untuk membantu masyarakat agar memperoleh pendidikan yang layak berdasarkan Undang - Undang Dasar 1945 serta tidak ada unsur paksaan akan hal itu.

"Kenapa hanya surat kita yang dipermasalahkan. Diduga ada juga surat yang sama seperti kita oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kalau mau tegak lurus dalam pelaksanaan PPDB, disdik harus fair dong jangan tebang pilih," ujarnya kesal.

Robert menambahkan, bahwa ini merupakan cara mereka untuk mencoba "mematahkan" semangat juang dalam menyuarakan aspirasi kita terkait mutu pendidikan yang murni membantu masyarakat kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak.

"Kita tidak akan pernah berhenti untuk menyuarakan persoalan terkait pendidikan. Meskipun akhirnya dinas pendidikan diduga melakukan "penzoliman" terhadap lembaga kita. Meskipun kita sebenarnya berteman baik sejak dahulu kepada mereka, karena pada hakikatnya perjuangan kita ini didasari kecintaan kita akan dunia pendidikan agar terlahir generasi bangsa yang siap dan berdaya saing," pungkasnya.

Editor : Admin

TOPIK TERKAIT

DisdikRiauPekanbaruPPDBPendidikanKorupsiAksiUnjuk RasaForum LSM Riau Bersatu
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Dimenangi Pelari dari Kopasgat, Lanud Rsn Gelar Lomba Lari Lintas Medan
    Daerah

    Dimenangi Pelari dari Kopasgat, Lanud Rsn Gelar Lomba Lari Lintas Medan

    Selasa, 24 Sep 2024 | 23:47 WIB
  • Besok PSPS Hadapi Persikota, Optimis Curi Poin di Kandang Lawan
    Olahraga

    Besok PSPS Hadapi Persikota, Optimis Curi Poin di Kandang Lawan

    Selasa, 24 Sep 2024 | 23:41 WIB
  • Laporan Masyarakat Mengendap di Kejaksaan, Kejari Sebut Temuan Masyarakat Belum Kuat
    Korupsi

    Laporan Masyarakat Mengendap di Kejaksaan, Kejari Sebut Temuan Masyarakat Belum Kuat

    Selasa, 24 Sep 2024 | 14:52 WIB
  • Tambang Pasir Beroperasi di Kelurahan Rantau Panjang Rumbai Barat
    Lingkungan

    Tambang Pasir Beroperasi di Kelurahan Rantau Panjang Rumbai Barat

    Senin, 23 Sep 2024 | 17:12 WIB
  • Organisasi Barisan Pemuda Melayu di Kalbar Tolak Kehadiran GRIB Jaya
    Politik

    Organisasi Barisan Pemuda Melayu di Kalbar Tolak Kehadiran GRIB Jaya

    Senin, 23 Sep 2024 | 14:54 WIB

Terpopuler

  • 01

    Divonis 6 Tahun, Berkas PETIR Berkaitan Kasus Korupsi Jumbo di Riau Masuk Daftar Pemusnahan

    Sabtu, 21 Mar 2026 - 15:06 WIB
  • 02

    Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"

    Kamis, 12 Mar 2026 - 22:23 WIB
  • 03

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 - 00:30 WIB
  • 04

    JPU Muhammad Arfian Minta Maaf di Komisi III DPR RI karena Menuntut Fandi Ramadhan Perkara Sabu-sabu Nyaris 2 Ton

    Rabu, 11 Mar 2026 - 21:07 WIB
  • 05

    Pengelolaan Pasar Panam Diduga Cacat Hukum, Ahli Waris Lapor Kejari Pekanbaru

    Selasa, 17 Mar 2026 - 15:51 WIB

TERBARU

  • Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Jumat, 03 Apr 2026 | 22:45 WIB
  • Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kamis, 02 Apr 2026 | 13:15 WIB
  • Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:02 WIB
  • Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Rabu, 01 Apr 2026 | 08:23 WIB
  • Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Senin, 30 Mar 2026 | 23:42 WIB
  • Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Senin, 30 Mar 2026 | 15:45 WIB
  • Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 | 00:30 WIB
  • GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 22:55 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com