Home › Korupsi › Negara Rugi 1,4 T PETIR Desak Kejagung Periksa Perusahaan Sawit: "CPO Milik Martias Fangiono Berasal Dari Penggundulan Hutan"
Negara Rugi 1,4 T PETIR Desak Kejagung Periksa Perusahaan Sawit: "CPO Milik Martias Fangiono Berasal Dari Penggundulan Hutan"
Rarusan Pengunjukrasa
SEROJANEWS.COM, JAKARTA – Seratusan massa mengatas namakan Organisasi Masyarakat Pemuda Tri Karya (PETIR) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dan Kejaksaan Agung di Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Aksi ini terhitung berlangsung ke empat kali sejak 2024 lalu. Untuk menyampaikan aspirasinya, massa aksi membawa mobil komando membawa ratusan massa dan membakar ban bekas sembari berorasi.
Tampak sejumlah poster membentang ditangah massa aksi memuat foto dan tulisan nama Menko Polkam Budi Gunawan serta menyeret nama raja sawit Martias Fangiono dan Ciliandra Fangiono.
Dalam orasinya, Ormas PETIR melalui Koordinator Lapangan, Yandra kurniawan, dihadapan para aparat, pengunjukrasa menyerukan lima tuntutan. Tuntutan ini diserukan kepada Presiden RI Prabowo Subianto beserta Mentri Menko Polkam dan Kekaksa Agung RI.
Adapun tuntutan sebagai berikut :
1. PETIR menyerukan Presiden RI Prabowo Subianto segera memproses hukum perusahaan First Resources milik Martias Fangiono dan anaknya Ciliandra Fangiono yang berada di Provinsi Riau, karena menyebabkan kebocoran pajak dan merugikan negara Rp1,4 triliun.
2. Kedua, PETIR mendesak negara-negara Uni Eropa tidak membeli crude palm oil (CPO) atau minyak sawit produk perusahaan-perusahaan di bawah bendera First Resources Group Ltd milik Martias Fangiono dan anaknya Ciliandra Fangiono yang berada di Provinsi Riau karena ilegal, berasal dari deforestasi atau penggundulan hutan.
3. PETIR mendesak Menkopolkam Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan berkoordianasi dengan Kejaksaan Agung RI segera menangkap dan memeriksa Martias Fangiono dan anaknya Ciliandra Fangiono terkait penggelapan pajak dan mencuri kekayaan alam di Indonesia lewat pengelolaan perusahaannya di Riau: First Resources (eks Surya Dumai Group).
4. PETIR mendesak Jaksa Agung RI untuk memproses delapan perusahaan perkebunan sawit yang telah mereka laporkan ke Jaksa Agung Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung RI, Jumat, 29 November 20024 dengan pasal penggelapan pajak sebesar Rp1,4 triliun, serta menyita aset Martias Fangiono dan First Resources (eks Surya Dumai Group).
5. PETIR meminta Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Budi Gunawan dari kursi Menko Polkam apabila tidak bisa menindak lanjuti kasus pengemplangan pajak First Resources milik Martias Fangiono dan anaknya Ciliandra Fangiono yang diduga merugikan negara Rp1,4 triliun tersebut.
Sebanyak lima tuntutan diserukan massa aksi dihadapan aparat dan media massa yang hadir. Aksi berlangsung sekira satu jam. Usai menyampaikan tuntutannya di Kejagung, massa membubarkan diri dengan tertib. Massa berjanji akan kembali melakukan aksinya sampai kasus penggelapan pajak First Resources Group diusut Kejagung, serta Martias Fangiono dan Ciliandra Fangiono diperiksa karena telah membuka puluhan ribuan hektare kebun sawit di kawasan hutan.






Komentar Via Facebook :