Home › Peristiwa › Ketua PETIR Jakarta Diteror OTK Buntut Unjukrasa Penggelapan Pajak Rp1,4 Triliun First Resources Group
Ketua PETIR Jakarta Diteror OTK Buntut Unjukrasa Penggelapan Pajak Rp1,4 Triliun First Resources Group
Tangkapan layar ancaman pesan whatsaap orang tak dikenal
SEROJANEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Organisasi Masyarakat Pemuda Tri Karya (PETIR), Jesayas Sihombing diteror orang tak dikenal buntut unjukrasa dugaan penggelepan pajak 1,4 Triliun perusahaan First Resources Group (eks Surya Dumai Group), Selasa (4/2/2025) malam.
Dirinya mendapat ancaman melalui nomor pesan Whatsaap 087747393590. Ancamam tersebut juga berkaitan dengan agenda unjuk rasa yang akan digelar PETIR, Rabu (5/2/2025) besok, di Kemenko Polkam dan Kejaksaan Agung yang menuntut kasus dugaan pajak First Resources Group diusut tuntas.
‘’Pukul 18.59 WIB malam ini masuk pesan ke WA saya, dari nomor tak dikenal yakni 087747393590, isinya ‘Selamat malam, bang besok jadi UNRAS di Kemenko sama Kejaksaan ya’. Saya jawab, ‘Jadi bang. Ini dengan siapa ya,’’ tutur Jesayas.
‘’Oh jadi yaa, hati-hati yaa bro,’’ jawab OTK.
‘’Kenapa hati-hati, ini sudah jilid 6 aksi,’’ balas Jesayas.
Ditunggu kau besok di lapangan yaa,’’ tulis OTK.
‘’Ok,’’ sambut Jesayas.
‘’Kau nantang? Kau hati-hati aja bro,’’ ancam OTK.ñm
‘’Nantang siapa bro, unjuk rasa itu bukan nantang,’’ sebut Jesayas.
‘’Terserah awaklah, ditunggu kau awak besok,’’ tutup OTK.
Jesayas memastikan teror dan ancaman melalui pesan WA tersebut menggunakan foto profil lambang Garuda dari orang tak dikenal. Ancaman tersebut juga terkait dengan unjuk rasa yang sudah berlangsung lima kali sebelumnya di Kemenko dan Kejagung.
‘’Setelah istirahat dalam rangka menghormati cuti bersama imlek, besok kami kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kemenko dan Kejagung, mendesak Jaksa Agung memproses hukum perusahaan First Resources milik Martias Fangiono dan anaknya Ciliandra Fangiono yang berada di Provinsi Riau, karena menyebabkan kebocoran pajak dan merugikan negara Rp1,4 triliun.’’
Jesayas melanjutkan, dirinyaa tidak gentar dengan teror dan ancaman seperti yang dikirim OTK dimaksud.
‘’Catat ya, saya dan Ormas PETIR tidak akan mundur, besok tetap melakukan aksi unjuk rasa di Kemenko dan Kejagung, menuntut Jaksa Agung melalui Jampidsus memproses kasus penggelapan pajak 8 perusahaan kebun sawit milik Martias Fangiono dan Ciliandra Fangiono,’’ pungkas Jesayas.






Komentar Via Facebook :