https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol •   Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum •   Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI  •   Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Hukrim › Lahan Masyarakat Jambi Diserobot Mafia, Korban Lapor Mabes Polri Dan Kementrian

Lahan Masyarakat Jambi Diserobot Mafia, Korban Lapor Mabes Polri Dan Kementrian

Rabu, 12 Februari 2025 | 21:02 WIB,  
Penulis : Jesayas Sihombing
Lahan Masyarakat Jambi Diserobot Mafia, Korban Lapor Mabes Polri Dan Kementrian

Foto: Ketua Wilayah Jambi FPN (Forum Pemersatu Nasional), Garda 08 Tim Pemenangan Relawan Prabowo, Rommel Siregar, S.H. dan Ormas PETIR Jakarta, Pertemuan di Kementrian

SEROJANEWS.COM, JAKARTA - Korban kriminalisasi yang sudah pernah dibui sebanyak tiga kali oleh Polres Batanghari yakni Ketua kelompok Tani Jaya Bersama, Suanto (44) asal Desa Rantau Gedang, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, tiba di Jakarta bersama pengacara kondang Jambi, Rabu ( 12/2/2025 ).

Mereka didampingi Ketua wilayah Jambi FPN (Forum Pemersatu Nasional) Garda 08 tim pemenangan relawan Prabowo, Rommel Siregar, S.H. dan Ormas PETIR Jakarta.

Kedatangan mereka ke Jakarta untuk meminta keadilan dan menuntut oknum yang sudah merusak lahan kelompok tani dengan cara kekerasan seluas 400 hektare lebih dengan alat berat eksavator sebanyak 12 unit.

Peristiwa ini terjadi dilokasi lahan kelompok tani Jaya Bersama di Desa Ranto Gedang, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, sampai saat ini pun masih berlanjut pengrusakan dan penyerobotan lahan tersebut.

Suanto (44) didampingi oleh pengacara kondang juga ketua FPN wilayah Jambi, Rommel Siregar, S.H.melaporkan kasus ini ke beberapa lembaga institusi ke Bareskrim Mabes Polri, Kementrian Kehutanan, Kementrian ATR/BPN, Mensekneg, Kejaksaan Agung, Kementrian Koperasi, dan Kementrian Pertanian.

Ketua FPN wilayah Jambi, juga sebagai Pengacara, Rommel Siregar menyebutkan, "ada oknum nama yang akan kami laporkan, baik itu nama-nama perusahaan, maupun nama-nama koperasi yang diduga bodong diantaranya, Yulianto (Karyawan/Humas PT. WKS ), Tarmizi AB (mantan Kades simpang Ranto Gedang), Hendrianto, S.H., (Ketua Koperasi yang mempunyai 5 koperasi bodong),"ungkap Rommel.

"Dimohon sangat hormat kepada Kabareskrim Mabes Polri, agar dapat juga memeriksa kepada bidang kehutanan Regional IV se- Sumatera yang ada di provinsi Jambi atas nama Dr. Ir. H. Bambang serta Kakan Badan Pertanahan Kab. Batanghari," sebut Rommel.

"Dan juga pihak PT. WKS (Wira Karya Sakti) Pusat/Daerah, pihak pimpinan PT. SJL (Sawit Jambi Lestari), pimpinan PT. VAT (Velindo Aneka Tani) dan juga Kapolres Batanghari provinsi Jambi", terang Ketua FPN Rommel itu.

"Kemudian nama-nama koperasi bodong alias tidak ada kantor fisiknya bahkan tidak pernah bayar pajak, ini juga harus diperiksa diantaranya, Koperasi Hujan Tumbuh Lestari (HTL), Koperasi Rimbo Karimah Permai (RKP), Koperasi Alam Tumbuh Hujan (ATH), Koperasi Alam Sumber Sejahtera (ASS), dan Koperasi Pajar Hutan Kehidupan (PHK)," tambahnya.

"Mereka ini mafia tanah dan kebal hukum katanya, aparat harus menangkap mereka, karena perbuatan mereka sudah jelas dan terang benderang melakukan pengrusakan secara kekerasan," ucapnya kepada awak media.

Suanto korban kriminalisasis kini sebagai Ketua Kelompok Tani Jaya Bersama Desa Ranto Gedang, mengatakan " lahan APL kami yang sudah berizin seluas 400 hektare lebih, yang sudah kami tanami ubi, pisang, karet, nangka, sawit, padahal sudah mau dipanen pak, semua sudah diratakan oleh mereka, ada sipil yang bawa pistol kami sedih pak," tutur Suanto kepada awak media.

"Ada juga oknum anggota TNI turut hadir dilokasi, dan ada juga anggota penyidik Polres Batanghari yang kebal hukum itu, dan mereka mengatakan kepada saya, "kami membantu koperasi", tiru Suanto kepada awak media.

"Sementara itu, ketika saya minta perizinan dan alas hak kepada mereka, mereka tidak mampu menunjukkan surat sah tersebut kepada kami," jelas Suanto.

Korwil GJL (Gerakan Jalan Lurus) se-Jabodetabek, mantan aktivis eksponen angkatan '66, dan sebagai Ketua Dewan Penasehat FJPK ( Forum Jurnalis Peduli Keadilan, Leo Siagian mengecam aksi para mafia-mafia yang sudah menindas rakyat kecil yanh sudah menjamur.

"ini tidak bisa dibiarkan, kemana pun mereka pergi akan kami kejar," tegas Leo.

"Dalam dekat ini akan kami panggil Kanwil dan Kakan BPN Jambi untuk mengunjungi bersama ke lokasi kelompok tani yang sudah mereka garap habis, apabila ini tidak tuntas maka terakhir saya akan menghadap Presiden Prabowo", seru Leo.

"Ketua PETIR menegaskan, "Kami tidak takut kepada siapa pun karena kami di pihak rakyat, kami bela rakyat, dan tegas Presiden Prabowo mengatakan dalam pidatonya ' saya siap mati demi Indonesia, saya akan sikat para koruptor, sikat pengemplang pajak", tiru Jesayas.

"Pedoman kita adalah ada 8 visi misi Astacita Presiden Prabowo, namun yang saya kutip 3 poin diantaranya:

"Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur".

"Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan".

"Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba".

"inilah dasar mengapa kami berani menghadapi para mafia dan satu tujuan bersama Presiden Prabowo untuk melibas para mafia-mafia yang ada di negeri ini agar supaya Indonesia mencapai negara menuju Indonesia 2045, sejak kini lah kita bersatu melawan Mafia Tanah", tutup Jesayas Ketua PETIR Jakarta itu.

Editor : Admin
Sumber : Rilis

TOPIK TERKAIT

PETIRJakartaLahanMafiaTanahPenyerobotanKementrianKehutananJambiMabespolri
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Lima Bulan Laporan Penambang Ilegal di Inhil Masih Mengendap di Polda, Ada Apa?
    Hukrim

    Lima Bulan Laporan Penambang Ilegal di Inhil Masih Mengendap di Polda, Ada Apa?

    Selasa, 11 Feb 2025 | 08:07 WIB
  • Perjudian Mulai Menjamur di Papua, DPW PETIR Papua Minta Aparat Ambil Sikap Tegas
    Daerah

    Perjudian Mulai Menjamur di Papua, DPW PETIR Papua Minta Aparat Ambil Sikap Tegas

    Sabtu, 08 Feb 2025 | 11:39 WIB
  • Hendak Temui Jampidsus, Eks Kader Demokrat Leo Siagian Nyaris Adu Jotos Dengan Anggota TNI
    Peristiwa

    Hendak Temui Jampidsus, Eks Kader Demokrat Leo Siagian Nyaris Adu Jotos Dengan Anggota TNI

    Sabtu, 08 Feb 2025 | 11:11 WIB
  • Minta Usut Tuntas First resources, Penasehat dan Ketua PETIR Temui Jenderal Polisi Bintang Dua
    Korupsi

    Minta Usut Tuntas First resources, Penasehat dan Ketua PETIR Temui Jenderal Polisi Bintang Dua

    Sabtu, 08 Feb 2025 | 10:23 WIB
  • Unjukrasa PETIR Jilid 6: "Triliunan Hasil Sawit Indonesia Parkir di Singapura, Mereka di Indonesia Cuma Numpang Berak"
    Peristiwa

    Unjukrasa PETIR Jilid 6: "Triliunan Hasil Sawit Indonesia Parkir di Singapura, Mereka di Indonesia Cuma Numpang Berak"

    Rabu, 05 Feb 2025 | 15:22 WIB

Terpopuler

  • 01

    Divonis 6 Tahun, Berkas PETIR Berkaitan Kasus Korupsi Jumbo di Riau Masuk Daftar Pemusnahan

    Sabtu, 21 Mar 2026 - 15:06 WIB
  • 02

    Bukti Minim, Kasus Pemerasan JS Dituntut 7 Tahun Pakai KUHP Lama, Jaksa Berpihak Kepada Perusahaan?

    Kamis, 05 Mar 2026 - 01:55 WIB
  • 03

    Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"

    Kamis, 12 Mar 2026 - 22:23 WIB
  • 04

    ABK Membawa Sabu 2 Ton di Batam Divonis 5 Tahun Penjara, JPU Muhammad Arfian Tak Hadir di Persidangan

    Kamis, 05 Mar 2026 - 20:54 WIB
  • 05

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 - 00:30 WIB

TERBARU

  • Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Jumat, 03 Apr 2026 | 22:45 WIB
  • Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kamis, 02 Apr 2026 | 13:15 WIB
  • Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:02 WIB
  • Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Rabu, 01 Apr 2026 | 08:23 WIB
  • Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Senin, 30 Mar 2026 | 23:42 WIB
  • Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Senin, 30 Mar 2026 | 15:45 WIB
  • Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 | 00:30 WIB
  • GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 22:55 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com