Home › Korupsi › Bongkar Kebun Sawit Ilegal PT Palm Lestari Makmur, Ketua Umum PETIR Diteror OTK
Bongkar Kebun Sawit Ilegal PT Palm Lestari Makmur, Ketua Umum PETIR Diteror OTK
Ketua Umum DPN PETIR, Jack Sihombing
SEROJANEWS.COM, PEKANBARU - Keterpurukan gerakan anti-korupsi dan perlindungan lingkungan mendapat tekanan. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Pemuda Tri Karya (PETIR), Jackson Sihombing mendapat intimidasi usai membongkar keberadaan lahan sawit ilegal.
Dirinya mengungkapkan tindakan intimidasi yang dihadapinya terkait keberadaan kebun sawit ilegal milik PT Palm Lestari Makmur di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Pada Senin (17/3) sore, Jackson menerima sebuah pesan melalui WhatsApp dari seorang oknum yang mengancamnya untuk tidak mengusik kebun sawit tersebut. "Seseorang yang mengaku bernama Situmorang menghubungi saya dengan nada penuh ancaman dan kata-kata tidak pantas," katanya.
Pihak yang mengancam Jackson mengklaim bahwa dirinya sebaiknya tidak mencampuri urusan kebun sawit PT Palm Lestari Makmur karena dianggap melibatkan banyak kepentingan. "Iya, saya diminta jangan ganggu PT. Palm Lestari Makmur, karena katanya disitu banyak kepentingan,” bebernya.
Sebagai seorang aktivis yang telah mengungkap berbagai skandal korupsi dan kejahatan kehutanan di Riau selama lebih dari lima tahun, Jackson menyatakan bahwa ancaman semacam ini bukanlah yang pertama baginya. "Hampir lima tahun saya menjadi aktivis, banyak yang menginginkan kematian saya. Karena banyaknya kasus yang saya bongkar jadi tentu banyak ancaman. Tapi, selagi saya benar, saya tidak akan mundur,” tegas Jackson." tegasnya, menegaskan komitmennya untuk melawan kejahatan.
Jackson mendesak pimpinan negeri ini untuk melindungi para aktivis yang berjuang demi kepentingan masyarakat dan penegakan hukum sebagaimana tertuang Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018 menyebutkan "pentingnya peran masyarakat dalam mengontrol pemerintah".
Lebih lanjut, ia meminta tindakan tegas dari Satuan Tugas (Satgas) Penyelamatan Aset Negara (PKH) untuk menyelidiki dan menindak PT Palm Lestari Makmur.
"Kami memiliki data lengkap mengenai dugaan ilegalitas kebun sawit ini. Kami tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan!"
Pihaknya berharap Kementerian Pertahanan, Kejaksaan Agung, Panglima TNI, dan seluruh tim Satgas PKH segera turun dan menyita kebun tersebut.






Komentar Via Facebook :