Home › Hukrim › Pelaku Bobol Rumah Kosong Saat Mudik, 29 Kali Beraksi Akhirnya Ditangkap Polisi
Pelaku Bobol Rumah Kosong Saat Mudik, 29 Kali Beraksi Akhirnya Ditangkap Polisi
Ilustrasi
SEROJANEWS.COM, PEKANBARU – Tim Subdit IIA Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau mengamankan Hengki Nandani (34), seorang pelaku pencurian yang beroperasi dengan target rumah kosong selama musim mudik Lebaran 2025. Pelaku dilaporkan telah membobol 29 rumah yang ditinggal pemiliknya.
Kombes Pol Anom Karibianto, Kepala Bidang Humas Polda Riau, menjelaskan bahwa pelaku merupakan spesialis dalam membongkar rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya selama mudik. "Pelaku ini sudah melakukan pencurian di 29 lokasi berbeda," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Ahad (6/4/2025).
Kegiatan pencurian Hengki berlangsung di berbagai lokasi di Kota Pekanbaru, termasuk area Rumbai dan Tampan, serta di Kabupaten Kampar, tepatnya di Siak Hulu dan Garuda Sakti. Sejumlah barang berharga berhasil diambil oleh pelaku, antara lain sepeda motor, emas, laptop, handphone, dan kamera.
Kepala Ditreskrimum Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan, mengatakan bahwa penangkapan pelaku berawal dari laporan seorang warga di Kecamatan Siak Hulu pada 2 April 2025. Rekaman CCTV juga turut membantu pihak kepolisian dalam mengidentifikasi Hengki.
Penangkapan dilakukan di Jalan Cempaka, Sukajadi, tepat di depan Bank BRI Unit Pasar Kodim, Pekanbaru. Pemilihan target rumah yang acak merupakan modus operandi pelaku, yang sebelumnya melakukan pemantauan terhadap rumah-rumah tersebut.
Hengki diketahui melancarkan aksinya pada siang hari, antara pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Salah satu cara untuk memastikan rumah kosong adalah dengan memperhatikan lampu teras. Jika lampu tersebut menyala, ia meragukan keberadaan penghuni dan mulai beraksi.
Asep menjelaskan modus pelaku yang berpura-pura sebagai pengantar paket bagi pemilik rumah. “Pelaku awalnya memanggil dengan mengatakan ‘Assalamualaikum, bang ada paket’. Jika tidak ada jawaban, barulah ia mulai membobol pintu masuk,” terangnya.
Namun, jika terdapat penghuni di dalam rumah, Hengki akan berlagak menanyakan nama pemilik paket dan alamat tujuan sebelum berpura-pura pergi tanpa menimbulkan kecurigaan. "Kalau ada orangnya, dia bertanya 'Maaf pak, apakah tahu alamat rumah ini?' jika tidak ada yang menjawab baru dia akan membobol memasuki rumah," tutup Asep.






Komentar Via Facebook :