https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Keributan di Homestay Mimi Coco, Jaksa Tuduh 7 Orang Terdakwa Melakukan Pengeroyokan Terhadap Yehezkiel Benaya Christo Hutagalung •   ‎Kejari Batam Tidak Kasih Makanan Para Tahanan yang Bersidang Sampai Malam •   Pemuda yang Diduga ODGJ Dituntut 13 Tahun Penjara karena Kasus Pembunuhan •   Dua Anggota Polri Penjaga Tahanan Terlibat Perbincangan dengan Tahanan hingga Bermain Ponsel saat Persidangan di PN Batam
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Nasional › TPNPB-OPM Siap Nyatakan Perang Lawan TNI Hingga Merdeka

TPNPB-OPM Siap Nyatakan Perang Lawan TNI Hingga Merdeka

Selasa, 08 April 2025 | 22:01 WIB,  
Penulis : Redaksi
TPNPB-OPM Siap Nyatakan Perang Lawan TNI Hingga Merdeka

TPNPB-OPM menyatakan siap perang melawan tentara Indonesia hingga dunia kiamat. Hingga pemerintah Indonesia siap melakukan perundingan Internasional. (Doc.Tempo)

SEROJANEWS.COM, PAPUA - Ketegangan kembali meningkat di Papua setelah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengumumkan kesiapan mereka untuk berperang melawan militer Indonesia.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa, 8 April 2025, Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengungkapkan bahwa tindakan ini diambil sebagai respons terhadap penembakan terhadap warga asing di Kuala Kencana, Timika, yang diduga dilakukan oleh tentara Indonesia.

"Kami siap berjuang sampai akhir zaman jika pemerintah Indonesia tidak mengakui hak kedaulatan masyarakat Papua," dilansir halaman Tempo, Selasa (8/4).

Dia juga menambahkan bahwa pejabat-pejabat Papua diharapkan menghentikan segala aktivitas yang dianggap sebagai "agen pembunuhan" terhadap rakyat Papua. Pernyataan ini muncul setelah insiden tragis yang melibatkan penembakan Pilot Glenn dan warga asing lainnya, yang dituduhkan dilakukan oleh aparat militer. Sebby menyatakan, tindakan ini bukan hanya untuk kepentingan uang, tetapi juga untuk memperkuat alutsista militer dan melindungi kepentingan perusahaan asing serta nasional di Papua.

"Penembakan Pilot Glenn di Distrik Alama-Mimika dan orang asing lainnya serta orang Papua yang dibunuh oleh Militer Pemerintah Indonesia itu semuanya dilakukan demi uang," ucap dia.

Lebih lanjut, Sebby mengungkapkan bahwa TPNPB-OPM akan terus berjuang sampai ada tawaran untuk negosiasi internasional guna menyelesaikan konflik yang berkepanjangan di tanah Papua. Ia menyerukan kepada semua warga migran Indonesia untuk segera meninggalkan wilayah yang saat ini sedang terjadi konflik bersenjata, demi keselamatan mereka.

"Sejak lama, kami telah memantau gerakan intelijen militer Indonesia di wilayah kami. Maka warga imigran Indonesia diminta untuk keluar dari wilayah perang," tutup Sebby.

Ketegangan ini mencerminkan situasi yang semakin kompleks di Papua, di mana isu kedaulatan dan hak asasi manusia menjadi sorotan utama. Ke depannya, perhatian dunia internasional akan sangat diperlukan untuk menyelesaikan konflik ini secara damai.

Editor : Admin
Sumber : Tempo

TOPIK TERKAIT

OPMPapuaIndonesiaMerdekaTNITPNPB
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ribuan Pekerja Buruh Terancam PHK Imbas Kebijakan Impor 32%
    Nasional

    Ribuan Pekerja Buruh Terancam PHK Imbas Kebijakan Impor 32%

    Senin, 07 Apr 2025 | 00:28 WIB
  • Kasus Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, TNI AL Hadirkan Tersangka Reka Ulang Kejadian
    Hukrim

    Kasus Pembunuhan Jurnalis di Banjarbaru, TNI AL Hadirkan Tersangka Reka Ulang Kejadian

    Minggu, 06 Apr 2025 | 23:13 WIB
  • Ormas Berseragam Militer Dinilai Munafik, Harus Ditindak Tegas
    Pemerintah

    Ormas Berseragam Militer Dinilai Munafik, Harus Ditindak Tegas

    Sabtu, 05 Apr 2025 | 12:52 WIB
  • Polisi Militer Temukan Mobil Yang Dipakai Prajurit TNI AL Bunuh Jurnalis
    Peristiwa

    Polisi Militer Temukan Mobil Yang Dipakai Prajurit TNI AL Bunuh Jurnalis

    Rabu, 02 Apr 2025 | 21:43 WIB
  • Kejanggalan Kasus Dibalik Pembunuhan Jurnalis, TNI AL Diduga Terlibat
    Hukrim

    Kejanggalan Kasus Dibalik Pembunuhan Jurnalis, TNI AL Diduga Terlibat

    Rabu, 02 Apr 2025 | 19:36 WIB

Terpopuler

  • 01

    Dugaan Penipuan Rp654 Juta Modus Bangun Kelenteng, Menantu dan Pengurus Walubi Ikatan Tionghoa Riau Disorot

    Minggu, 02 Agu 2026 - 02:32 WIB
  • 02

    Keluarga Pengurus Ikatan Tionghoa di Pekanbaru Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan, Kerugian Capai 600 Juta Lebih

    Rabu, 29 Jul 2026 - 00:05 WIB
  • 03

    Seorang Mahasiswi di Batam Menjadi Korban Malpraktek RS Awal Bros hingga Diambang Maut

    Senin, 10 Agu 2026 - 11:06 WIB
  • 04

    ‎Diskotik Planet F1 Club Batam Disegel Mabes Polri dan Beredar Kabar Basri Melarikan Diri  ‎

    Sabtu, 15 Agu 2026 - 15:17 WIB
  • 05

    Jurus Berkelit Terdakwa Esra Angelina di Persidangan Usai Menggelapkan Uang Sejumlah 1,8 Miliar Rupiah

    Senin, 27 Jul 2026 - 21:08 WIB

TERBARU

  • Keributan di Homestay Mimi Coco, Jaksa Tuduh 7 Orang Terdakwa Melakukan Pengeroyokan Terhadap Yehezkiel Benaya Christo Hutagalung

    Keributan di Homestay Mimi Coco, Jaksa Tuduh 7 Orang Terdakwa Melakukan Pengeroyokan Terhadap Yehezkiel Benaya Christo Hutagalung

    Jumat, 21 Agu 2026 | 01:09 WIB
  • ‎Kejari Batam Tidak Kasih Makanan Para Tahanan yang Bersidang Sampai Malam

    ‎Kejari Batam Tidak Kasih Makanan Para Tahanan yang Bersidang Sampai Malam

    Rabu, 19 Agu 2026 | 23:06 WIB
  • Pemuda yang Diduga ODGJ Dituntut 13 Tahun Penjara karena Kasus Pembunuhan

    Pemuda yang Diduga ODGJ Dituntut 13 Tahun Penjara karena Kasus Pembunuhan

    Selasa, 18 Agu 2026 | 20:49 WIB
  • Dua Anggota Polri Penjaga Tahanan Terlibat Perbincangan dengan Tahanan hingga Bermain Ponsel saat Persidangan di PN Batam

    Dua Anggota Polri Penjaga Tahanan Terlibat Perbincangan dengan Tahanan hingga Bermain Ponsel saat Persidangan di PN Batam

    Selasa, 18 Agu 2026 | 17:51 WIB
  • ‎Bareskrim Mabes Polri Sita Barang Bukti Perjudian Milik Akau  ‎

    ‎Bareskrim Mabes Polri Sita Barang Bukti Perjudian Milik Akau ‎

    Senin, 17 Agu 2026 | 01:00 WIB
  • ‎Bareskrim Mabes Polri Gerebek Judi Jackpot Milik Akau di Batam  ‎

    ‎Bareskrim Mabes Polri Gerebek Judi Jackpot Milik Akau di Batam ‎

    Minggu, 16 Agu 2026 | 18:52 WIB
  • Ngos-Ngosan Ala Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Dengan Masyarakat Kampung Tua

    Ngos-Ngosan Ala Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Dengan Masyarakat Kampung Tua

    Minggu, 16 Agu 2026 | 16:10 WIB
  • ‎Kejati Kepri Layangkan Memori Banding karena PN Batam Vonis Ringan Touke Mega Mall  ‎  ‎

    ‎Kejati Kepri Layangkan Memori Banding karena PN Batam Vonis Ringan Touke Mega Mall ‎ ‎

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 18:41 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com