https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol •   Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum •   Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI  •   Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Pemerintah › Program Makanan Bergizi di SMAN 5 Tualang Tak Dimakan, Begini Kata Siswa

Program Makanan Bergizi di SMAN 5 Tualang Tak Dimakan, Begini Kata Siswa

Sabtu, 17 Mei 2025 | 12:09 WIB,  
Penulis :
Program Makanan Bergizi di SMAN 5 Tualang Tak Dimakan, Begini Kata Siswa

Makanan Bergizi Didalam Ruangan Guru Disediakan Pihak Ketiga

SEROJANEWS.COM, PERAWANG - Makanan bergizi gratis (MBG) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, tidak dimakan siswa. Saat jurnalis melakukan kunjungan ke sekolah pada Jumat (16/5/2025) siang, sejumlah MBG ditemukan banyak menumpuk di ruang guru.

Sementara siswa-siswi sudah mulai pulang. Menurut keterangan beberapa guru disekolah menyebutkan, makanan tersebut terkadang memang habis. Namun tetapi lebih sering tidak dimakan. “Sepertinya siswa-siswi kurang berminat. Rasa masakan yang disajikan tidak sesuai dengan selera mereka,” kata salah satu guru yang ditemui.

Pengamatan dilokasi juga menunjukkan potongan lauk dalam paket MBG porsi tidak merata. Terdapat potongan besar dan ada pula potongan yang kecil, banyak tidak dimakan dan akhirnya terbuang. Meskipun pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) berharap bahwa MBG dapat memenuhi standar gizi yang baik untuk anak-anak di Indonesia.

Jurnalis SerojaNews.com mewawancarai beberapa siswa dan menggali informasi mengenai masalah ini. Dari keterangan siswa yang ditemui mengaku menu yang tersedia tidak sesuai selera. “Rasa masakan kadang berbeda dengan yang kami nikmati di rumah, dan kurang bumbu, jadi kami tidak berselera," kata seorang siswa.

Salah satu siswa yang ditemui juga menambahkan, volume pada porsi tidak seluruhnya merata. “potongan daging ayam juga tidak konsisten, ada yang besar dan ada yang kecil. Terkadang rasanya hambar, jadi kami tidak bisa memaksakan untuk makan,” ujarnya mewakili teman-temannya.

Pengelolaan MBG tersebut mempertanyakan transparansi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis. Praktik tidak transparan dalam penyediaan MBG, yang pastinya menjadi tanggung jawab pengawasan BGN.

Program makan siang bergizi gratis bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya anak-anak mendukung tumbuh kembang mereka. Program ini ditujukan untuk berbagai kelompok penerima manfaat, diimplementasikan secara bertahap, dan memiliki anggaran yang cukup besar. 

Sebagaimana diberitakan pada Selasa (6/5/2025) lalu program makanan bergizi gratis (MBG) di sekolah menengah atas (SMA N) 5 Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, terancam terbuang alias mubazir. Banyak makanan yang disediakan pihak ketiga tidak dimakan oleh siswa. Diduga disebabkan menu tidak memenuhi selera dan standar gizi yang diharapkan.

Belum diketahui penyebab banyak kotak makanan yang masih utuh dan tidak tersentuh oleh para siswa. Ketika ditanya soal situasi ini, para guru menjelaskan makanan yang disediakan tidak sesuai dengan selera siswa. Menurut Badan Gizi Nasional (BGN) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rahmi menjelaskan bahwa preferensi siswa sangat berpengaruh terhadap tingkat konsumsi makanan. Dimakan atau tidak dimakan itu kembali kepada siswa.

"Kita mengadakan survei untuk mengetahui preferensi siswa mengenai menu MBG. Kadang kadang pusing juga tentang penyesuaian harga yang sering naik, ukuran makan lele sekarang hanya dikasih telur dan itu sudah memenuhi standar gizi yang diharapkan badan gizi nasional," kata Rahmi.

Rahmi menjelaskan bahwa semua menu MBG harus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh BGN. "Saat ini, kami masih dalam proses perbaikan. Untuk siswa PAUD, TK, dan SD kelas 1-3, anggaran per siswa adalah delapan ribu rupiah, sedangkan untuk siswa SD kelas 4, SMP, dan SMA adalah sepuluh ribu rupiah," tambahnya.

 

 

 

Editor : Admin
Sumber : Istimewa

TOPIK TERKAIT

MBGMakanan Bergizi GratisSiswaSiswiProgramPrabowoSiakTualangPerawangRiauBadan Gizi Nasiona
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Oknum BKSDA Resort Muara Bio Diduga Bersekongkol Dengan Pelaku Loloskan Alat Perambah Hutan
    Lingkungan

    Oknum BKSDA Resort Muara Bio Diduga Bersekongkol Dengan Pelaku Loloskan Alat Perambah Hutan

    Jumat, 16 Mei 2025 | 19:16 WIB
  • Ciptakan Disiplin Lalu Lintas, Dirlantas Riau Gelar Razia Gabungan
    Pemerintah

    Ciptakan Disiplin Lalu Lintas, Dirlantas Riau Gelar Razia Gabungan

    Jumat, 16 Mei 2025 | 15:40 WIB
  • Lembaga G3S Laporkan Penyerobotan Hutan di Van Ludai Kampar ke Polda Riau
    Lingkungan

    Lembaga G3S Laporkan Penyerobotan Hutan di Van Ludai Kampar ke Polda Riau

    Kamis, 15 Mei 2025 | 17:28 WIB
  • Skandal 14 Tahanan Lapas Dugem, PETIR Minta Karutan Bastian Manalu Juga Diberi Sanksi Berat
    Hukrim

    Skandal 14 Tahanan Lapas Dugem, PETIR Minta Karutan Bastian Manalu Juga Diberi Sanksi Berat

    Rabu, 14 Mei 2025 | 17:52 WIB
  • Soal Pencemaran Limbah, DPRD Provinsi Akan Panggil Pertamina Hulu Rokan
    Lingkungan

    Soal Pencemaran Limbah, DPRD Provinsi Akan Panggil Pertamina Hulu Rokan

    Selasa, 13 Mei 2025 | 00:02 WIB

Terpopuler

  • 01

    Divonis 6 Tahun, Berkas PETIR Berkaitan Kasus Korupsi Jumbo di Riau Masuk Daftar Pemusnahan

    Sabtu, 21 Mar 2026 - 15:06 WIB
  • 02

    Bukti Minim, Kasus Pemerasan JS Dituntut 7 Tahun Pakai KUHP Lama, Jaksa Berpihak Kepada Perusahaan?

    Kamis, 05 Mar 2026 - 01:55 WIB
  • 03

    Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"

    Kamis, 12 Mar 2026 - 22:23 WIB
  • 04

    ABK Membawa Sabu 2 Ton di Batam Divonis 5 Tahun Penjara, JPU Muhammad Arfian Tak Hadir di Persidangan

    Kamis, 05 Mar 2026 - 20:54 WIB
  • 05

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 - 00:30 WIB

TERBARU

  • Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Jumat, 03 Apr 2026 | 22:45 WIB
  • Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kamis, 02 Apr 2026 | 13:15 WIB
  • Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:02 WIB
  • Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Rabu, 01 Apr 2026 | 08:23 WIB
  • Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Senin, 30 Mar 2026 | 23:42 WIB
  • Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Senin, 30 Mar 2026 | 15:45 WIB
  • Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 | 00:30 WIB
  • GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 22:55 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com