Home › Ragam › Kesulitan Ajukan Pinjaman ke Bank, FG Minta AM Hapus Berita Penimbunan Minyak
Kesulitan Ajukan Pinjaman ke Bank, FG Minta AM Hapus Berita Penimbunan Minyak
Dokumentasi Diabadikan Jurnalis, Mobil Angkutan BBM Industri PT. Leon Jaya Perkasa dan Truk Langsir Diduga Milik FG Terparkir Disebuah Gudang di Jalan Melati
SEROJANEWS.COM, PEKANBARU – Di tengah kontroversi mengenai kegiatan penimbunan minyak yang diduga melibatkan seorang pengusaha bernama FG alias Frans Gultom, muncul berita mengejutkan tentang upaya negosiasi yang dilakukan oleh seorang oknum berinisial AM.
Kejadian ini terkait pemberitaan mengenai gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga tidak berizin di Jalan Melati, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.
AM, yang diduga merupakan perwakilan dari FG, menghubungi pemimpin salah satu pemilik media Persadariau.co.id, FS, melalui aplikasi WhatsApp, kemudian berlanjut ke percakapan telepon. Dalam percakapan tersebut, AM meminta agar berita terkait gudang penimbunan tersebut dihapus, dengan alasan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap kelancaran bisnis FG.
“AM menyatakan bahwa berita ini telah menghambat rezeki orang dan meminta agar kami mempertimbangkan untuk menghapusnya. Dia bahkan menawarkan kompensasi jika berita tersebut ditarik,” ungkap FS dikonfirmasi jurnalis, Rabu, 21 Mei 2025.
FS menambahkan bahwa AM mengklaim bahwa operasional gudang tersebut terancam kendala dalam pengajuan pembiayaan ke lembaga perbankan akibat berita tersebut. Menurut AM, akibat keberadaan berita gudang penimbunan BBM yang melibatkan nama FG selaku pemilik gudang kesulitan dalam mendapatkan pinjaman dari bank.
Setelah upaya negosiasi yang tidak membuahkan hasil, AM menutup percakapan, meninggalkan FS untuk mempertimbangkan etika jurnalistik yang dipegangnya. FS menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan integritas berita, meskipun ada tekanan yang datang dari pihak-pihak tertentu.
Melihat situasi ini, awak media mencoba mengonfirmasi langsung FG mengenai pernyataan AM. Namun, pengusaha yang terlibat dalam kontroversi penimbunan BBM itu melakukan pemblokiran terhadap jurnalis penulis berita ini.
Sebelumnya dalam pemberitaan, gudang yang dioperasikan FG pernah menjadi sorotan publik setelah digerebek oleh Polda Riau pada 3 April 2022. Dimana polisi menemukan lebih dari 20.000 liter solar yang diduga merupakan hasil pengoplosan. Dalam operasi tersebut, hanya satu pekerja yang berhasil diamankan, sementara FG diketahui melarikan diri dan saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Hingga akhirnya, Humas Polda Riau di dampingi Dirreskrimsus pada masa itu menyatakan FG alias FR masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Pada Februari 2025, gudang BBM milik FG ditemukan masih tetap beroperasi. Jurnalis SerojaNews.com pun mengabadikan momen situasi di tempat penimbunan minyak itu.
Hingga akhirnya pemberitaan tersebut ditayangkan di Portal SerojaNews.com pada tanggal 8, 10, dan12 Maret 2025 lalu.
Di dalam gudang tampak ada truk tanki berwarna biru putih dengan merek PT Leon Perkasa Jaya (PT LPJ), diduga perusahaan ini digunakan sebagai nama agen penyalur minyak. ***






Komentar Via Facebook :