https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol •   Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum •   Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI  •   Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Peristiwa › Mahasiswa dan Driver Ojol Demo di Polda Riau Serukan Pencopotan Kapolri

Empat Tuntutan Massa Untuk Polri Usai Insiden Tewasnya Affan Saat Demo

Mahasiswa dan Driver Ojol Demo di Polda Riau Serukan Pencopotan Kapolri

Jumat, 29 Agustus 2025 | 21:24 WIB,  
Penulis :
Mahasiswa dan Driver Ojol Demo di Polda Riau Serukan Pencopotan Kapolri

Ribuan massa padati gerbang Polda Riau

SEROJANEWS.COM, PEKANBARU - Aksi unjuk rasa menggeruduk Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Jumat (29/8/2025) siang. Ribuan massa yang terdiri dari mahasiswa UIN Suska Riau dan driver ojek online (ojol) menuntut pertanggungjawaban atas tewasnya rekan mereka, Affan Kurniawan, dalam insiden di Jakarta.

Massa yang diperkirakan berjumlah lebih dari seribu orang itu memadati Jalan Pattimura, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Mereka menyerukan pencopotan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, menyusul tewasnya Affan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di sekitar Pejompongan, Jakarta, pada Kamis (28/8/2025) malam saat berunjuk rasa.

Aksi sempat memanas ketika massa mendesak aparat pengamanan untuk membuka pembatas kawat duri guna memasuki halaman Polda dan bertemu langsung dengan Kapolda. Namun, situasi mulai mereda setelah Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan datang ke lokasi menemui massa.

Dalam orasinya di hadapan massa, Herry Heryawan menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf secara pribadi dan atas nama seluruh jajaran Polda Riau.

"Dari lubuk hati saya yang paling dalam, secara pribadi dan sebagai kepala kepolisian daerah Riau beserta seluruh personil, saya meminta maaf atas kejadian yang menimpa saudara kita yang terjadi tadi malam di Jakarta," ucap Herry.

Kapolda juga memastikan bahwa Propam Polri telah memeriksa anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut dan akan menerima hukuman tegas dan seadil-adilnya. Herry juga meminta dan mengajak seluruh massa untuk mendoakan almarhum dalam acara tahlilan yang rencananya digelar di Masjid An-Nur Provinsi Riau isya hari ketiga.

Usai Kapolda melakukan orasi, sejumlah massa kembali melanjutkan unjukrasa. Mereka menyerukan ke Kapolda Riau untuk segera menyampaikan tuntutan massa mencopot Kapolri Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya. Massa menuding ada unsur jabatan politik sehingga menyebabkan kegagalan dalam memimpin instansi Kepolisi Republik seluruh Indonesia.

"Menuntut dan mendesak presiden republik indonesia untuk mencopot kapolri dari jabatannya, tindakan ini adalah unsur pertanggungjawaban politik atas kegagalan kepemimpinan dalam melakukan reformasi internal dan menjaga berulangnya pelanggaran hak asasi manusia," cetus salah satu orator.

Tuntutan sikap pun kemudian dokumentasikan bersama Kapolda Riau sebelumnya akhirnya massa membubarkan diri secara tertib. Berikut isi tuntutan yang dirangkum SerojaNews.com.

Selain pencopotan Kapolri, massa juga mengajukan sejumlah tuntutan mendesak yang kemudian didokumentasikan bersama Kapolda Riau. Tuntutan itu antara lain:

1. Mendesak Pencopotan Kapolri. Menuntut dan mendesak Presiden Republik Indonesia untuk mencopot Kapolri dari jabatannya. Tindakan ini adalah wujud pertanggungjawaban politik atas kegagalan kepemimpinan dalam melakukan reformasi internal dan mencegah berulangnya pelanggaran hak asasi manusia yang berat.

2. Mengusut Tuntas dan Transparan Insiden Affan Kurniawan. Menuntut agar pengusutan kasus kematian Affan Kurniawan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Harus ada penindakan hukum yang tegas terhadap semua pihak yang terlibat dalam insiden fatal ini, mulai dari operator kendaraan taktis hingga komandan yang memberikan instruksi. Insiden ini harus menjadi kasus terakhir yang menunjukkan arogansi kekuasaan di institusi Polri.

3. Membebaskan Segera Massa Demonstrasi yang Ditahan. Menuntut pembebasan tanpa syarat 300 massa demonstrasi yang ditahan di Polda Metro Jaya, yang sebagian di antaranya adalah remaja di bawah umur. Penahanan tersebut merupakan bentuk penangkapan sewenang-wenang (arbitrary arrest) yang jelas melanggar hak-hak dasar warga negara.

4. Mengevaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Massa. Menuntut evaluasi dan revisi total terhadap SOP penanganan unjuk rasa SOP baru.

Editor : Admin
Sumber : Istimewa

TOPIK TERKAIT

PoldaRiauKota PekanbaruDemoUnjukrasaMahasiswaOjolTewasBrimobDemo DPR RI
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Usai Pesta Pacu Jalur, PETI Kembali Marak di Kuansing, Penertiban Polda Riau Diduga Hanya Pencitraan
    Lingkungan

    Usai Pesta Pacu Jalur, PETI Kembali Marak di Kuansing, Penertiban Polda Riau Diduga Hanya Pencitraan

    Kamis, 28 Agu 2025 | 22:02 WIB
  • Pengusaha Dwi Hartono Ditangkap Sebagai Otak Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank
    Hukrim

    Pengusaha Dwi Hartono Ditangkap Sebagai Otak Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank

    Rabu, 27 Agu 2025 | 16:30 WIB
  • Kingkang Cup 2025 Catat Rekor, 156 Kontestan Berlaga di Batam Kejuaraan Perkutut
    Ragam

    Kingkang Cup 2025 Catat Rekor, 156 Kontestan Berlaga di Batam Kejuaraan Perkutut

    Senin, 25 Agu 2025 | 14:00 WIB
  • Tragis! Terjatuh Gegara Hindari Jalan Berlubang, Driver Ojol Tewas Ditabrak, Penabrak Kabur
    Peristiwa

    Tragis! Terjatuh Gegara Hindari Jalan Berlubang, Driver Ojol Tewas Ditabrak, Penabrak Kabur

    Sabtu, 23 Agu 2025 | 18:53 WIB
  • Ancam Demo Besar, Aliansi Masyarakat Desak PKB Copot Anggota DPRD Bolos Kerja 6 Bulan
    Politik

    Ancam Demo Besar, Aliansi Masyarakat Desak PKB Copot Anggota DPRD Bolos Kerja 6 Bulan

    Sabtu, 23 Agu 2025 | 15:17 WIB

Terpopuler

  • 01

    Divonis 6 Tahun, Berkas PETIR Berkaitan Kasus Korupsi Jumbo di Riau Masuk Daftar Pemusnahan

    Sabtu, 21 Mar 2026 - 15:06 WIB
  • 02

    Bukti Minim, Kasus Pemerasan JS Dituntut 7 Tahun Pakai KUHP Lama, Jaksa Berpihak Kepada Perusahaan?

    Kamis, 05 Mar 2026 - 01:55 WIB
  • 03

    Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"

    Kamis, 12 Mar 2026 - 22:23 WIB
  • 04

    ABK Membawa Sabu 2 Ton di Batam Divonis 5 Tahun Penjara, JPU Muhammad Arfian Tak Hadir di Persidangan

    Kamis, 05 Mar 2026 - 20:54 WIB
  • 05

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 - 00:30 WIB

TERBARU

  • Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Jumat, 03 Apr 2026 | 22:45 WIB
  • Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kamis, 02 Apr 2026 | 13:15 WIB
  • Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:02 WIB
  • Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Rabu, 01 Apr 2026 | 08:23 WIB
  • Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Senin, 30 Mar 2026 | 23:42 WIB
  • Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Senin, 30 Mar 2026 | 15:45 WIB
  • Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 | 00:30 WIB
  • GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 22:55 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com