https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, GMPK Riau: Nilai Dasar Negara Jadi Landasan Berantas Korupsi •   Temuan Gila Menteri Purbaya Negara Rugi Triliunan Ekspor CPO, Ciliandra Fangiono Diduga Ikut Terlibat Under Invoicing •   Penggerebekan di Hiburan Malam Pekanbaru, Anak Tokoh Berpengaruh dan Anak Bupati Diduga Terseret Operasi Narkoba •   Sekolah MAS Ma'arif Pekanbaru Disorot, Siswa Diduga Terlibat Konflik Politik
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Hukrim › Briptu Abdul Mitun Dituntut 2 Tahun Penjara Atas Kepemilikan Narkoba  

Briptu Abdul Mitun Dituntut 2 Tahun Penjara Atas Kepemilikan Narkoba  

Kamis, 11 September 2025 | 14:47 WIB,  
Penulis : JP
Briptu Abdul Mitun Dituntut 2 Tahun Penjara Atas Kepemilikan Narkoba  

Sidang Abdul Mitun di Pengadilan Negeri Batam (Doc.JP)

SEROJANEWS.COM, BATAM - Seorang polisi bernama Briptu Abdul Mitun dituntut pidana penjara selama 2 tahun, denda 100 juta rupiah subsider 1 bulan kurungan karena ketahuan telah menyimpan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja seberat 4,26 gram.

Tuntutan itu disampaikan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Muhammad Arfian dalam persidangan yang dilaksanakan pada hari Rabu (20 Agustus 2025). Persidangan itu dipimpin oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Andi Bayu Mandala Putera (ketua majelis) dan Douglas Napitupulu dan Dina Puspasari.

Muhammad Arfian mengatakan bahwa terdakwa Abdul Mitun (perkara Nomor 425/Pid.Sus/2025/PN Btm) telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagai penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia yang tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 87, Pasal 89, Pasal 90, Pasal 91 ayat 2 dan ayat 3, dan Pasal 92 ayat 1, ayat 2, ayat 3, dan ayat 4 serta melanggar Pasal 140 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menuntut terdakwa Abdul Mitun dengan pidana penjara selama 2 tahun, dikurangi masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani dan denda sebesar 100 juta rupiah subsidair 1 bulan penjara dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan,” kata Muhammad Arfian.

 

Terbongkarnya Briptu Abdul Mitun Telah Menyimpan Sabu-sabu dan Ganja di Rumahnya

Berawal dari perkara dugaan pemerasan dan penyalahgunaan wewenang oleh oknum polisi pada Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri terungkap. Seorang perempuan berinisial Era, yang sebelumnya ditangkap sebagai terduga pelaku kepemilikan narkoba pada Desember 2024, mengaku dipaksa membayar uang tebusan Rp.20 juta agar dibebaskan.

Era ditangkap di sebuah hotel yang berada di Kota Batam tanpa ditemukan barang bukti narkoba. Meski begitu, ia digelandang ke Mapolda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena tidak ada didapati narkoba dari tangan Era maka Kompol Chrisman Panjaitan (PS Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kepri) berencana membebaskannya dengan syarat ada uang tebusan senilai 20 juta rupiah.

Karena tidak memiliki uang, Era menolak permintaan dari penyidik di Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri. Seakan-akan penyidik di Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri tidak mau melepaskan begitu saja Era tanpa mendapatkan uang, sehingga muncullah ide dan gagasan tergolong sesat supaya bisa meraup keuntungan.

Penyidik kemudian meminjam identitas Era berupa KTP dan mengambil foto KTP itu, lalu diajukan pinjaman online (pinjol) senilai 20 juta rupiah. Setelah dana tersebut didapatkan barulah Era dibebaskan oleh jajaran Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri.

Tidak terima dengan perlakuan aparat kepolisian pada Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri maka Era melaporkan kasus ini ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kepri. Selanjutnya Era juga memberi kuasa kepada dua pengacara bernama Richard Rando Sidabutar dan Wasden Turnip guna mendorong proses hukum terhadap laporan itu.

Dalam penyelidikan, pihak Propam Polda Kepri mulai bertindak untuk mengusut tuntas perbuatan tercela yang dilakukan oleh pihak Kompol Chrisman Panjaitan bersama 8 orang bawahannya yang di dalamnya ada nama Briptu Abdul Mitun. Propam Polda Kepri langsung mendatangi rumah Briptu Abdul Mitun.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah Briptu Abdul Mitun, pada 19 Desember 2024. Awalnya, tim Propam hanya mencari bukti rekening terkait dugaan pemerasan yang dilaporkan oleh pihak Era dan penasehat hukumnya. Petugas Propam Polda Kepri justru menemukan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja di dalam kediaman Briptu Abdul Mitun.

Jajaran Propam Polda Kepri diketahui bernama Aiptu Lilik Sugiarto dan Bripka Anwar Joshua Pandapotan Bakara. Setelah pihak Propam Polda Kepri menemukan sabu-sabu dan ganja di rumah Briptu Abdul Mitun maka dipanggillah petugas dari jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri bernama Aipda Dian Eka Putra, Aipda Arif Budiman untuk menangani perkara tersebut.

 

 

Penulis: JP

 

 

 

Editor : Admin
Sumber : Istimewa

TOPIK TERKAIT

KepriBatamPolisiNarkobaPinjolSabuTerdakwaAbdul MitunPengadilan Negeri
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • PH Terdakwa Moritius Umbu Bohongi Majelis Hakim PN Batam Dalam Persidangan 
    Hukrim

    PH Terdakwa Moritius Umbu Bohongi Majelis Hakim PN Batam Dalam Persidangan 

    Kamis, 11 Sep 2025 | 00:16 WIB
  • GMKI Batam Gelar Konfercab, Pilih Nyongki Willem Bahlol sebagai Ketua Baru
    Ragam

    GMKI Batam Gelar Konfercab, Pilih Nyongki Willem Bahlol sebagai Ketua Baru

    Selasa, 09 Sep 2025 | 21:27 WIB
  • Jenuh Tunggu Sidang, Ibu-Ibu di PN Batam Sibuk Cucuk Plastik
    Peristiwa
    Sidang Molor, Warga Cucuk Plastik Sebagai Bentuk Protes

    Jenuh Tunggu Sidang, Ibu-Ibu di PN Batam Sibuk Cucuk Plastik

    Selasa, 09 Sep 2025 | 11:36 WIB
  • JPU Tak Siap, Sidang Tuntutan Perkara Rokok Ilegal Ditunda Untuk Kedua Kalinya
    Hukrim

    JPU Tak Siap, Sidang Tuntutan Perkara Rokok Ilegal Ditunda Untuk Kedua Kalinya

    Senin, 08 Sep 2025 | 16:10 WIB
  • Tanggung Jawab Atas Kerusuhan Unjukrasa, PETIR Desak Prabowo Copot Kapolri
    Politik

    Tanggung Jawab Atas Kerusuhan Unjukrasa, PETIR Desak Prabowo Copot Kapolri

    Rabu, 03 Sep 2025 | 13:47 WIB

Terpopuler

  • 01

    Selain Tony Lim, Nama Yanti Lie Muncul di Kasus Ekspor CPO dan POME usai Dua Anggotanya Jadi Tersangka

    Selasa, 12 Mei 2026 - 01:39 WIB
  • 02

    Demo Aktivis JS Dipindah ke Nusakambangan, Pihak Lapas Jawab Pertanyaan Massa, JS Dipindahkan Karena Sering Berteriak

    Kamis, 07 Mei 2026 - 17:07 WIB
  • 03

    "Cuman Berani Sama Orang Miskin" Eduard Kamaleng Persoalkan Wewenang dan Sikap Wakil Wali Kota Batam

    Selasa, 05 Mei 2026 - 14:07 WIB
  • 04

    Saksi Sebut Dju Seng yang Menyuruh Melakukan Pematangan Lahan di Tanjung Gundap

    Rabu, 06 Mei 2026 - 21:44 WIB
  • 05

    Tahanan Dari Rutan Kelas IA Sialang Bungkuk Kabur, Kanwil Ditjenpas Riau Bungkam

    Senin, 25 Mei 2026 - 23:53 WIB

TERBARU

  • Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, GMPK Riau: Nilai Dasar Negara Jadi Landasan Berantas Korupsi

    Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, GMPK Riau: Nilai Dasar Negara Jadi Landasan Berantas Korupsi

    Senin, 01 Jun 2026 | 18:44 WIB
  • Temuan Gila Menteri Purbaya Negara Rugi Triliunan Ekspor CPO, Ciliandra Fangiono Diduga Ikut Terlibat Under Invoicing

    Temuan Gila Menteri Purbaya Negara Rugi Triliunan Ekspor CPO, Ciliandra Fangiono Diduga Ikut Terlibat Under Invoicing

    Selasa, 26 Mei 2026 | 23:10 WIB
  • Penggerebekan di Hiburan Malam Pekanbaru, Anak Tokoh Berpengaruh dan Anak Bupati Diduga Terseret Operasi Narkoba

    Penggerebekan di Hiburan Malam Pekanbaru, Anak Tokoh Berpengaruh dan Anak Bupati Diduga Terseret Operasi Narkoba

    Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB
  • Sekolah MAS Ma

    Sekolah MAS Ma'arif Pekanbaru Disorot, Siswa Diduga Terlibat Konflik Politik

    Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB
  • Tahanan Dari Rutan Kelas IA Sialang Bungkuk Kabur, Kanwil Ditjenpas Riau Bungkam

    Tahanan Dari Rutan Kelas IA Sialang Bungkuk Kabur, Kanwil Ditjenpas Riau Bungkam

    Senin, 25 Mei 2026 | 23:53 WIB
  • Menjelang Idul Adha Ternyata SIPP PN Batam Langsung Tidak Bisa Diakses

    Menjelang Idul Adha Ternyata SIPP PN Batam Langsung Tidak Bisa Diakses

    Senin, 25 Mei 2026 | 15:02 WIB
  • Warga Binaan Lapas Kelas II Labuhan Ruku Tewas dengan Luka Memar, Keluarga Curigai Kekerasan Fisik

    Warga Binaan Lapas Kelas II Labuhan Ruku Tewas dengan Luka Memar, Keluarga Curigai Kekerasan Fisik

    Minggu, 24 Mei 2026 | 22:41 WIB
  • Ketua GMPK Riau: Penyelidikan Karhutla di Kebun Sawit Koperasi RTBS Pelalawan Lamban dan Tak Transparan

    Ketua GMPK Riau: Penyelidikan Karhutla di Kebun Sawit Koperasi RTBS Pelalawan Lamban dan Tak Transparan

    Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:37 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com