Home › Lingkungan › Longsor Tewaskan Dua Anggota Polda Riau, PETIR Sampaikan Belasungkawa
Longsor Tewaskan Dua Anggota Polda Riau, PETIR Sampaikan Belasungkawa
SEROJANEWS.COM, PEKANBARU - Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Tri Karya (PETIR) menyampaikan duka dan belasungkawa yang mendalam atas tragedi yang menimpa dua anggota Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam musibah tanah longsor di Jembatan Kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang Barat, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025), lalu.
Kedua personel tersebut Brigadir Tri Irwansyah dan Ipda Angga Mufajar yang sebelumnya bertugas dalam rangka operasi kepolisian. Mereka menjadi korban saat longsor menerjang lokasi mereka berada.
Menurut keterangan, mobil yang mereka tumpangi terseret arus banjir bandang dan tertimbun material longsor serta lumpur. Brigadir Tri Irwansyah dinyatakan meninggal. Sementara Ipda Angga Mufajar belum ditemukan hingga saat ini.
PETIR mengatakan insiden ini menambah kepiluan dalam rangkaian bencana alam yang baru-baru ini terjadi di beberapa wilayah Sumatera.
Ketua Umum PETIR, yang dikonfirmasi via telepon pada Selasa (2/12), menyatakan dukacita yang mendalam atas tragedi tersebut.
Ia menyebut dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjalankan tugas patut menjadi teladan dan penghormatan bagi masyarakat.
"Seluruh keluarga besar Ormas Petir mengucapkan turut berduka dan menyampaikan kekuatan serta ketabahan untuk keluarga almarhum, rekan-rekan sejawat di Polda Riau," ucap Berti, Selasa (2/12/2025).
Dalam pernyataannya PETIR juga menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana, terutama di wilayah-wilayah rawan seperti Aceh, Sibolga, dan Sumatera Barat yang belakangan sering dilanda cuaca ekstrem.
Saat ini, jenazah Brigadir Tri Irwansyah telah dibawa kepada keluarga dimakamkan dengan penghormatan militer.
"Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan meninggalkan keteladanan bagi kita semua. Peristiwa ini mengingatkan kita akan risiko tinggi yang dihadapi para penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah tantangan alam," tambah nya.
Pihaknya juga menyampaikan dukungan moral pihak berwenang dalam upaya penanganan darurat bencana serta pendampingan korban, sesuai dengan kapasitas dan mandat yang mereka miliki.
Sebelumnya diberitakan Kepolisian Daerah (Polda) Riau berduka atas hilangnya dua personel akibat bencana tanah longsor dan banjir bandang di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Satu korban telah ditemukan meninggal, sementara satu lainnya masih dalam pencarian intensif Tim SAR gabungan.
Mereka adalah dua personel Direktorat Reskrimum Polda Riau (Brigadir Tri dan Ipda Angga) serta seorang sopir. Kendaraan minibus hitam bernopol BM 1370 AAJ yang mereka tumpani ditemukan dalam kondisi rusak parah dan terendam lumpur, tidak jauh dari jembatan yang putus diterjang arus.
Tim SAR gabungan dan relawan lokal menyisir area sepanjang aliran sungai dengan bantuan alat berat. Namun, operasi pencarian menghadapi kendala signifikan akibat cuaca buruk dan kondisi tanah yang masih labil.






Komentar Via Facebook :