https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Penggerebekan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, Anak Tokoh Berpengaruh dan Anak Bupati Diduga Terseret Operasi Narkoba •   Sekolah MAS Ma'arif Pekanbaru Disorot, Siswa Diduga Terlibat Konflik Politik •   Tahanan Dari Lapas Kelas IA Sialang Bungkuk Kabur, Kanwil Ditjenpas Riau Bungkam •   Menjelang Idul Adha Ternyata SIPP PN Batam Langsung Tidak Bisa Diakses
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Peristiwa › Pasca Pengeroyokan, Kedatangan Rombongan CV. CPM ke Lahan Koperasi Diredam Lewat Mediasi Polisi

Pasca Pengeroyokan, Kedatangan Rombongan CV. CPM ke Lahan Koperasi Diredam Lewat Mediasi Polisi

Kamis, 26 Maret 2026 | 13:00 WIB,  
Penulis : Redaksi
Pasca Pengeroyokan, Kedatangan Rombongan CV. CPM ke Lahan Koperasi Diredam Lewat Mediasi Polisi

SEROJANEWS.COM, INHIL – Upaya pendampingan memasuki lahan eks Koperasi Kemuning Sawit Unggul di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), berlangsung kondusif setelah aparat kepolisian turun tangan melakukan mediasi antara kedua belah pihak.

Kehadiran rombongan yang dipimpin oleh Rosmely, selaku Direktur CV Cahaya Putri Melayu (CPM), awalnya diberitahukan melalui surat yang dilayangkan kepada Polsek Kemuning pada Rabu (25/3/2026). Kedatangan mereka didampingi oleh salah satu utusan PT Agrinas ke lokasi kebun di Desa Sekayan tersebut sekitar pukul 11.00 WIB, bertujuan untuk memasuki lahan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pertama, sejumlah pekerja telah menanti kedatangan Rosmely dan tim. Situasi tersebut kemudian direspons cepat oleh jajaran kepolisian yang dipimpin oleh Kompol M. Simanungkalit, Kapolsek Kemuning, bersama AKP Andi Aceh selaku Kanitreskrim serta tim dari Polres Inhil.

Awalnya warga setempat menolak kedatangan Rosmely dengan rombongannya datang ke lokasi itu.

Dikesempatan yang sama, jurnalis mengonfirmasi kepada seorang yang ditemui dilokasi terkait surat resmi satgas PKH yang sebelumnya segerombolan mengklaim dirinya dari petugas PT Agrinas melakukan pengeroyokan kepada warga dilokasi lahan. 

Saat dikonfirmasi, petugas tersebut mengaku memiliki surat. Ia sempat memperlihatkan sekilas, namun jurnalis belum sempat membaca, surat langsung disimpan kembali. Ketika media meminta untuk mendokumentasikan isi surat, petugas menolak dan meminta konfirmasi dilakukan di kantor.

"Tidak bisa, Bang. Di kantor ajalah. Nanti di sana mau minta fotokopinya bisa kok," katanya.

Mengantisipasi potensi gesekan, Kapolsek Kemuning bersama jajarannya segera berdiskusi dengan kedua belah pihak, didampingi Kepala Dusun dan Sekretaris Desa. Pendekatan persuasif ini membuahkan hasil dengan kesepakatan untuk memindahkan rombongan ke titik B.

Selama kurang lebih satu jam di titik B, rombongan tidak melakukan aktivitas apapun selain berdialog. Kapolsek yang terus memberikan masukan dan mengupayakan diskusi akhirnya berhasil membujuk rombongan untuk meninggalkan lokasi. Proses pengawalan pun dilakukan aparat kepolisian hingga batas aman guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Kemuning menyampaikan apresiasinya kepada kedua belah pihak atas sikap kooperatif yang ditunjukkan. Ia juga berjanji akan kembali memanggil dan mempertemukan para pihak pada sore harinya untuk mencari solusi terbaik secara bersama-sama.

"Kami akan dudukkan kedua belah pihak untuk mencari jalan keluar yang menguntungkan semua sisi (win-win solution)," ujar Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya Warga Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh kelompok yang mengklaim dirinya dari PT Agrinas, Sabtu (7/3/2026) lalu.

Sejumlah warga menjadi korban dan mengalami luka-luka akibat pengeroyokan tersebut.

Saksi menuturkan bahwa peristiwa berawal ketika puluhan orang tak dikenal tiba-tiba memasuki area lahan kelompok tani menggunakan 14 unit sepeda motor diperkirakan mencapai 28 orang. Kelompok tersebut juga sempat melakukan pengerusakan fasilitas yang ada dilokasi kejadian.

Mereka mengklaim mendapat mandat dari pihak Rosmeli selaku pemenang Kerja Sama Operasi (KSO) dan mengatakan lahan yang digarap warga selama ini ilegal. Saat kejadian itu polisi sendiri tiba di lokasi satu jam kemudian pasca kericuhan. Petugas sempat memeriksa para pelaku yang masih berada di tempat, namun kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi.

Akibat kejadian itu korban dan beberapa masyarakat setempat mendatangi kantor Polisi dan membuat laporan. Polisi mengaku telah menerima laporan dan telah memanggil saksi untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Kasusnya sudah di tangani Satreskrim Polres Inhil. Sekarang masih pemanggilan saksi-saksi," kata Humas Polres Inhil, Pantun Siagian, menjawab konfirmasi jurnalis beberapa waktu lalu.

Editor : Admin

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Divonis 6 Tahun, Berkas PETIR Berkaitan Kasus Korupsi Jumbo di Riau Masuk Daftar Pemusnahan
    Nasional

    Divonis 6 Tahun, Berkas PETIR Berkaitan Kasus Korupsi Jumbo di Riau Masuk Daftar Pemusnahan

    Sabtu, 21 Mar 2026 | 15:06 WIB
  • Sudah Tiga Tahun Penyelidikan, Skandal Dana BPDPKS 57T Dikejagung Tak Kunjung Ada Tersangka
    Korupsi

    Sudah Tiga Tahun Penyelidikan, Skandal Dana BPDPKS 57T Dikejagung Tak Kunjung Ada Tersangka

    Rabu, 18 Mar 2026 | 23:22 WIB
  • Pengelolaan Pasar Panam Diduga Cacat Hukum, Ahli Waris Lapor Kejari Pekanbaru
    Korupsi

    Pengelolaan Pasar Panam Diduga Cacat Hukum, Ahli Waris Lapor Kejari Pekanbaru

    Selasa, 17 Mar 2026 | 15:51 WIB
  • Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"
    Korupsi

    Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"

    Kamis, 12 Mar 2026 | 22:23 WIB
  • Mengaku Diutus Perusahaan Agrinas, Puluhan Preman Keroyok Warga Dilahan Sawit Sekayan Inhil
    Hukrim

    Mengaku Diutus Perusahaan Agrinas, Puluhan Preman Keroyok Warga Dilahan Sawit Sekayan Inhil

    Rabu, 11 Mar 2026 | 18:06 WIB

Terpopuler

  • 01

    Selain Tony Lim, Nama Yanti Lie Muncul di Kasus Ekspor CPO dan POME usai Dua Anggotanya Jadi Tersangka

    Selasa, 12 Mei 2026 - 01:39 WIB
  • 02

    Demo Aktivis JS Dipindah ke Nusakambangan, Pihak Lapas Jawab Pertanyaan Massa, JS Dipindahkan Karena Sering Berteriak

    Kamis, 07 Mei 2026 - 17:07 WIB
  • 03

    "Cuman Berani Sama Orang Miskin" Eduard Kamaleng Persoalkan Wewenang dan Sikap Wakil Wali Kota Batam

    Selasa, 05 Mei 2026 - 14:07 WIB
  • 04

    Terlibat Perkara PPMI Secara Ilegal, Nurhasanah Tidak Dijebloskan ke Dalam Penjara

    Rabu, 29 Apr 2026 - 17:37 WIB
  • 05

    Pemindahan Aktivis ke Nusakambangan Diam-Diam, Orangtua Khawatirkan Peristiwa Munir dan Kasus Km 50

    Senin, 27 Apr 2026 - 00:52 WIB

TERBARU

  • Penggerebekan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, Anak Tokoh Berpengaruh dan Anak Bupati Diduga Terseret Operasi Narkoba

    Penggerebekan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru, Anak Tokoh Berpengaruh dan Anak Bupati Diduga Terseret Operasi Narkoba

    Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB
  • Sekolah MAS Ma

    Sekolah MAS Ma'arif Pekanbaru Disorot, Siswa Diduga Terlibat Konflik Politik

    Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB
  • Tahanan Dari Lapas Kelas IA Sialang Bungkuk Kabur, Kanwil Ditjenpas Riau Bungkam

    Tahanan Dari Lapas Kelas IA Sialang Bungkuk Kabur, Kanwil Ditjenpas Riau Bungkam

    Senin, 25 Mei 2026 | 23:53 WIB
  • Menjelang Idul Adha Ternyata SIPP PN Batam Langsung Tidak Bisa Diakses

    Menjelang Idul Adha Ternyata SIPP PN Batam Langsung Tidak Bisa Diakses

    Senin, 25 Mei 2026 | 15:02 WIB
  • Warga Binaan Lapas Kelas II Labuhan Ruku Tewas dengan Luka Memar, Keluarga Curigai Kekerasan Fisik

    Warga Binaan Lapas Kelas II Labuhan Ruku Tewas dengan Luka Memar, Keluarga Curigai Kekerasan Fisik

    Minggu, 24 Mei 2026 | 22:41 WIB
  • Ketua GMPK Riau: Penyelidikan Karhutla di Kebun Sawit Koperasi RTBS Pelalawan Lamban dan Tak Transparan

    Ketua GMPK Riau: Penyelidikan Karhutla di Kebun Sawit Koperasi RTBS Pelalawan Lamban dan Tak Transparan

    Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:37 WIB
  • Beredar Video Diduga dari Dalam Lapas Pekanbaru, Napi Menggunakan Ponsel

    Beredar Video Diduga dari Dalam Lapas Pekanbaru, Napi Menggunakan Ponsel

    Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:02 WIB
  • Warga Ajukan Permohonan Informasi ke Kejati Riau, Minta Penjelasan Dugaan Restorative Justice di Kasus Korupsi PT SPRH

    Warga Ajukan Permohonan Informasi ke Kejati Riau, Minta Penjelasan Dugaan Restorative Justice di Kasus Korupsi PT SPRH

    Jumat, 22 Mei 2026 | 13:48 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com