https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol •   Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum •   Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI  •   Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Hukrim › GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:55 WIB,  
Penulis : JP
GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

Sekretaris GMKI Cabang Kota Batam, Kevin Jonatan Anugerah Manurung. (Sumber foto: Dokumentasi Pribadi)

SEROJANEWS.COM, BATAM - Dugaan pemerasaan yang kabarnya dilakukan oleh petugas Imigrasi Batam terhadap turis asal Negara Singapura berinisial AC terjadi pada hari Jumat (13 Maret 2026) di Pelabuhan Internasional Batam Centre membuat Sekretaris Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Kota Batam angkat bicara.

Kevin Jonatan Anugerah Manurung mengatakan bahwa peristiwa pemerasan yang diduga dilakukan oleh petugas Imigrasi di Batam sebagai bentuk ujian terhadap integritas Bangsa dan Negara Indonesia di wilayah perbatasan.

”Ini bukan hanya tentang dugaan perbuatan melawan hukum secara pidana tetapi tentang rapuhnya kepercayaan terhadap sistem pelayanan di pintu-pintu masuk yang berbatasan dengan negara-negara tetangga. Peristiwa ini adalah bentuk ujian terhadap integritas Bangsa dan Negara Indonesia di wilayah perbatasan serta di dunia internasional,” kata Kevin Jonatan Anugerah Manurung, Sabtu (28 Maret 2026).

Kevin Jonatan Anugerah Manurung juga menegaskan dalam pelayanan publik harus menjunjung tinggi kepercayaan supaya dapat menarik para wisatawan dan investor asing datang ke Indonesia serta secara khususnya Kota Batam.

”Bagaimana Indonesia dan khususnya Batam bisa dikunjungi wisatawan mancanegara dan investor asing jika petugas imigrasinya saja sudah main peras atau pungli? Dapat dipastikan akan menurunkan kepercayaan internasional untuk datang dan berkunjung ke Indonesia khususnya Batam. Oleh karena itu institusi negara sekelas Imigrasi harus benar-benar menindak tegas para oknum yang bermain curang tidak sesuai dengan konstitusi. Imigrasi bukan hanya berhenti melakukan klarifikasi secara normatif atau omon-omon saja,” ucap Kevin Jonatan Anugerah Manurung.

Kevin Jonatan Anugerah Manurung menyarankan supaya pihak penegak hukum tidak hanya berdiam diri terhadap peristiwa dugaan pemerasan yang kabarnya dilakukan oleh oknum pegawai Imigrasi Batam.

”Pihak penegak hukum khususnya kepolisian dari Polresta Barelang dan Polda Kepri harus bergerak untuk melakukan investigasi terkait kabar dugaan pemerasan tersebut. Insiden dugaan pemerasan yang dilakukan oknum pegawai Imigrasi Batam juga dapat dikategorikan tindak pidana korupsi karena dilakukan oleh pejabat publik atau ASN maka sudah seyogianya pihak Kejaksaan Negeri Batam juga bisa melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk menyeret oknum Imigrasi Batam itu untuk dijerat dengan pidana penjara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Korupsi,” ujar Kevin Jonatan Anugerah Manurung.

Kevin Jonatan Anugerah Manurung berharap dengan penegakan hukum yang positif nantinya maka tidak akan ada lagi oknum-oknum pejabat publik di Indonesia dan Kota Batam yang melakukan perbuatan tidak terpuji itu.

Editor : Admin
Sumber : Istimewa

TOPIK TERKAIT

PemerasanImigrasi BatamPelabuhan Internasional Batam CentreNegara Singapura
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"
    Korupsi

    Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"

    Kamis, 12 Mar 2026 | 22:23 WIB
  • Ungkap Korupsi Triliunan di Perusahaan SDG, Aktivis di Riau Dijebak Pemerasan JPU Tuntut 7 Tahun Penjara
    Korupsi

    Ungkap Korupsi Triliunan di Perusahaan SDG, Aktivis di Riau Dijebak Pemerasan JPU Tuntut 7 Tahun Penjara

    Minggu, 08 Mar 2026 | 23:11 WIB
  • Fakta Persidangan JS PETIR, Perusahaan SDG Panik Saya Mau Demo Korupsi BPDPKS Rp57 Triliun
    Korupsi

    Fakta Persidangan JS PETIR, Perusahaan SDG Panik Saya Mau Demo Korupsi BPDPKS Rp57 Triliun

    Minggu, 01 Mar 2026 | 00:20 WIB
  • Fakta Persidangan JS PETIR, Perusahaan SDG Minta Cabut Laporan Korupsi di Kejagung dan Menawarkan Uang
    Korupsi

    Fakta Persidangan JS PETIR, Perusahaan SDG Minta Cabut Laporan Korupsi di Kejagung dan Menawarkan Uang

    Rabu, 25 Feb 2026 | 23:38 WIB
  • Demo Bukan Ancaman, Ahli Pidana Minta JS Dibebaskan, Saksi Media Bantah Adanya Permintaan Hak Jawab
    Korupsi

    Demo Bukan Ancaman, Ahli Pidana Minta JS Dibebaskan, Saksi Media Bantah Adanya Permintaan Hak Jawab

    Sabtu, 21 Feb 2026 | 12:48 WIB

Terpopuler

  • 01

    Divonis 6 Tahun, Berkas PETIR Berkaitan Kasus Korupsi Jumbo di Riau Masuk Daftar Pemusnahan

    Sabtu, 21 Mar 2026 - 15:06 WIB
  • 02

    Bukti Minim, Kasus Pemerasan JS Dituntut 7 Tahun Pakai KUHP Lama, Jaksa Berpihak Kepada Perusahaan?

    Kamis, 05 Mar 2026 - 01:55 WIB
  • 03

    Tak Terima Uang Seperak Pun, Hakim Vonis 6 Tahun JS, Kuasa Hukum: "Lebih Berat dari Kasus Korupsi"

    Kamis, 12 Mar 2026 - 22:23 WIB
  • 04

    ABK Membawa Sabu 2 Ton di Batam Divonis 5 Tahun Penjara, JPU Muhammad Arfian Tak Hadir di Persidangan

    Kamis, 05 Mar 2026 - 20:54 WIB
  • 05

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 - 00:30 WIB

TERBARU

  • Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Tiga Bulan Sejak Penggrebekan, Tersangka Rokok Ilegal Rp300 M di Pekanbaru Masih Nol

    Jumat, 03 Apr 2026 | 22:45 WIB
  • Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kisruh Lahan Pasar Panam Ahli Waris Menang di PTUN, Sebut Pemkot Tak Punya Dasar Hukum

    Kamis, 02 Apr 2026 | 13:15 WIB
  • Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Penampakan Jaksa Muhammad Arfian di Ruang Persidangan PN Batam Usai Minta Maaf di Komisi III DPR-RI 

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:02 WIB
  • Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Jaksa Aditya Otavian Berikan Berkas Turunan Tidak Sempurna

    Rabu, 01 Apr 2026 | 08:23 WIB
  • Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Diduga Rekayasa, Warga Pekanbaru Jadi Tersangka Tanpa BAP dan Saksi, Polsek Medan Sebut Salah Ketik

    Senin, 30 Mar 2026 | 23:42 WIB
  • Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Sidang Eksepsi Gubernur Riau Abdul Wahid, Pendukung Padati PN Pekanbaru

    Senin, 30 Mar 2026 | 15:45 WIB
  • Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Penyelidikan Dana Sawit Rp57 Triliun Dikejagung Membeku Sejak 2023, Dana Mengalir ke Petinggi?

    Minggu, 29 Mar 2026 | 00:30 WIB
  • GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    GMKI Batam Sebut Dugaan Pemerasan Petugas Imigrasi Sebagai Bentuk Ujian Terhadap Integritas Bangsa dan Negara Indonesia di Wilayah Perbatasan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 22:55 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com