https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Jurus Berkelit Terdakwa Esra Angelina di Persidangan Usai Menggelapkan Uang Sejumlah 1,8 Miliar Rupiah •   Kuasa Hukum Korban Beberkan Dua Orang Polisi Bengkong Terlibat Pengeroyokan Pengancaman Pistol •   P3SI Sukses Gelar Kontes Perkutut Regional Sumatera 2026, Peserta Tiga Kota Raih Piala •   Pidsus Kejati Riau Geledah Kantor Disdik Dari Pagi, 3 Kotak Dokumen dan Barang Elektronik Disita
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Ragam › P3SI Sukses Gelar Kontes Perkutut Regional Sumatera 2026, Peserta Tiga Kota Raih Piala

P3SI Sukses Gelar Kontes Perkutut Regional Sumatera 2026, Peserta Tiga Kota Raih Piala

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:14 WIB,  
Penulis : Redaksi
P3SI Sukses Gelar Kontes Perkutut Regional Sumatera 2026, Peserta Tiga Kota Raih Piala

SEROJANEWS.COM, MEDAN — Suara merdu burung perkutut kembali memecah keheningan di Lapangan Kompleks Kejaksaan, Jalan Kasmala, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Minggu (26/7/2026). Ratusan kicauan dari beberapa Kota Pulau Sumatera memadati ajang kompetisi seni suara burung perkutut yang digelar oleh Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) tingkat regional Sumatera.

Kontes yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh puluhan peserta dan pengurus tidak hanya dari Kota Medan, tetapi juga dari Provinsi Riau (Pekanbaru), Sumatera Barat (Padang), dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan rutinitas dua kali dalam setahun yang selalu dinanti-nantikan para pecinta burung berkicau.

Ketua Pengurus P3SI Wilayah Sumatera Utara, Defian, SE, menjelaskan bahwa kompetisi kali ini terbagi dalam tiga kelas utama, yaitu Kelas Piyik Hanging, Dewasa Junior, dan Dewasa Senior. Untuk menjaga objektivitas, pihak panitia sengaja mendatangkan juri-juri berlisensi dari dalam dan luar kota.

"Ini khusus burung perkutut semua. Namanya konkurs perkutut sumatera champion. Para juri yang bertugas berasal dari luar kota dan dalam kota untuk memastikan penilaian berjalan profesional," ujar Defian di sela-sela acara.

Menurut Defian, ajang ini bukan sekadar perlombaan. Lebih dari itu, P3SI menjadi wadah bagi para penghobi untuk menyalurkan bakat, melestarikan burung perkutut, serta mempererat tali silaturahmi antarpecinta burung se-Sumatera.

Ketua Pengurus P3SI Wilayah Sumatera Utara, Defian, SE

"Ketika lomba, mereka tidak cenderung mengejar hadiah. Mereka akan sangat berbangga apabila burungnya bekerja dengan baik dan berhasil menjadi juara. Itu sebuah kebanggaan tersendiri," tambahnya.

Defian pun berharap semangat peserta dan pengurus tetap menyala agar hasrat dan minat masyarakat terhadap perkutut terus meningkat di masa mendatang.

Dari perlombaan ini, lahir sejumlah juara yang berhasil membawa pulang piala. Di kelas Junior, juara pertama diraih oleh Kimpo, kung mania asal Kota Medan. Ia berhasil membawa pulang dua piala sekaligus untuk juara satu dan juara empat.

Kimpo mengaku hobi memelihara perkutut sudah ia geluti sejak kecil secara otodidak. Menurutnya, kunci kemenangan terletak pada perawatan harian yang rutin.

Kimpo, kung mania asal Kota Medan, juara di kelas Junior

"Rajin dimandikan, dikasih vitamin, dan setiap minggu diberi kacang hijau agar staminanya bagus. Kalau mau lomba, kadang saya kasih jamu biar burungnya rajin bunyi," ungkap Kimpo.

Ia juga menambahkan bahwa tujuan utamanya mengikuti lomba adalah untuk menambah pertemanan, baik dari dalam kota maupun luar kota, bukan semata-mata untuk meraih juara.

Sementara itu, dari kelas Piyik Hanging, Antoni (Abeng) asal Kota Pekanbaru berhasil keluar sebagai juara pertama dan memborong beberapa piala sekaligus. Antoni mengatakan sebelumnya membawa ternakan ostama bali saat menggelar kompetisi di padang. Saat itu ia sebagai juara meraih piala terbanyak lima piala. Dipertandingan kedua di medan ini ia kembali meraih juara terbanyak didominasi ternak ostama dengan enam piala.

Antoni mengaku tidak ada perlakuan khusus terhadap burungnya, hanya mengandalkan pakan standar seperti milet putih, milet merah, dan padi, serta memandikan burung seminggu sekali.

Antoni alias Abeng, peserta kung mania asal Kota Pekanbaru, juara dikelas piyik hanging

"Semua burung yang saya ikutkan berasal dari peternak Ostama Bali. Memang dari sana kualitasnya sudah terjamin," ujar Antoni. Ia berharap peternak Ostama Bali tetap rutin mengirim burung berkualitas ke Riau.

Kontes kali ini juga dimenangi oleh asal Sumatera Barat yang berhasil memboyong total 10 piala, dengan rincian tiga piala untuk kelas Dewasa Senior, dua untuk Dewasa Junior, dan lima untuk Piyik Hanging. Perwakilan salah satu pesertanya, Herman, pemenang juara satu kelas Dewasa Senior, mengaku burung perkutut miliknya sudah 10 kali meraih juara pertama.

Daftar warta pemenang lomba

"Saya cuma rajin latihan, biar mental burung terlatih, kuat, dan bagus saat tampil," jelas Herman. Ia berharap ajang ini ke depan semakin maju dan kompetisi semakin ketat.

Salah satu Juri dilapangan bernama Andi berpendapat penilaian yang dilakukan juri berdasarkan suara pada burung yakni suara depan, suara tengah, suara ujung, suara irama, dasar suara atau mutu suara.

Kemudian kelima suara itu dikombinasi sehingga diperoleh nilai berdasarkan standar yang telah ditetapkan P3SI.

Meskipun suara peserta burung diperlombaan cukup ramai pihaknya melakukan penilaian dengan berfokus pada pemantauan suara secara profesional.

Andi salah satu juri kontestan persatuan pelestari perkutut seluruh indonesia (P3SI) tingkat regional Sumatera.

"Sebenarnya kalau kita juri karena sudah terbiasa, itu kebisingan diluar ada pengaruh, tapi secara umum kita bisa memfokuskan diri untuk memantau suara," kata Andi.

Andi memaparkan, tiap perlombaan pada burung memiliki standard durasi dan batasan suara untuk tiap kelas pada burung. Untuk kelas piyik suara pada burung penilaian disesuaikan dengan standard yang ditetapkan juri. Namun untuk penilaian pada kelas senior memerlukan jumlah bunyi, dengan syarat yang telah ditentukan.

"Misalnya untuk dewasa junior itu kombinasi dua, tiga, empat, artinya untuk naik dua warna itu memerlukan dua kali bunyi berturut-turut, kalau dia mau untuk naik peringkat berikutnya harus tiga kali bunyi, peringkat berikutnya harus empat kali bunyi," jelasnya.

Penilaian ini juga tidak jauh untuk kelas dewasa senior. Untuk mendapat penilaian dua warna bendera, bagi burung harus mengeluarkan suara tiga kali bunyi, begitu juga dengan penilaian seterusnya.

Saat ditanyakan apakah ada penonton atau peserta komplin dalam menghadapi sikap juri saat melakukan penilaian, Andi hanya tertawa sembari menjawab itu hal biasa.

"Kalau itu hal biasa ya. Dalam perlombaan biasa. Intinya kita silaturahmi sebenarnya, itu kayak guyonan aja sebenarnya," bebernya.

Andi menambahkan untuk perlombaan hari ini dan sebelumnya di dominasi suara burung irama.

"Kalau hari ini memang tipe burung kecil tapi tipe irama yang mendominasi," ucap Andi mengakhiri.

 

Editor : Redaksi
Sumber : P3SI

TOPIK TERKAIT

Pecinta BurungPerkututP3SIKung ManiaKonkursLombaKimpetisiChampion
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Konkurs Perkutut Pengda Cup Pekanbaru Sukses Jadi Pemersatu Komunitas Se-Sumatera
    Ragam

    Konkurs Perkutut Pengda Cup Pekanbaru Sukses Jadi Pemersatu Komunitas Se-Sumatera

    Selasa, 28 Okt 2025 | 20:37 WIB
  • Kingkang Cup 2025 Catat Rekor, 156 Kontestan Berlaga di Batam Kejuaraan Perkutut
    Ragam

    Kingkang Cup 2025 Catat Rekor, 156 Kontestan Berlaga di Batam Kejuaraan Perkutut

    Senin, 25 Agu 2025 | 14:00 WIB
  • Liga Perkutut Kepri Ke-4 Sukses Perkuat Silaturahmi Rajut Persaudaraan
    Ragam

    Liga Perkutut Kepri Ke-4 Sukses Perkuat Silaturahmi Rajut Persaudaraan

    Senin, 25 Agu 2025 | 12:09 WIB
  • P3SI Sukses Gelar Kontes Perkutut Terbaik Se-Kepri, Bidik Target Nasional 2026
    Ragam

    P3SI Sukses Gelar Kontes Perkutut Terbaik Se-Kepri, Bidik Target Nasional 2026

    Senin, 25 Agu 2025 | 01:48 WIB
  • Mengenal Sejarah dan Tradisi Pacu Jalur Masyarakat Melayu Riau Yang Lagi Mendunia
    Daerah

    Mengenal Sejarah dan Tradisi Pacu Jalur Masyarakat Melayu Riau Yang Lagi Mendunia

    Jumat, 04 Jul 2025 | 22:19 WIB

Terpopuler

  • 01

    Aktivis Minta Polda Kepri Bongkar Dugaan Korupsi di Balik Gagalnya 27 PSW ke Manokwari

    Jumat, 03 Jul 2026 - 18:51 WIB
  • 02

    Kelompok Mahasiswa Cipayung Bertarung dengan OKP di Pemilu Unrika

    Kamis, 23 Jul 2026 - 16:05 WIB
  • 03

    Oknum Guru Agama di Batam Cabuli Siswa Divonis 12 Tahun Penjara

    Selasa, 07 Jul 2026 - 20:53 WIB
  • 04

    Warga Berharap Panglong Arang Bakau di Meranti Buka Lagi, Ada Oknum Polairud Diduga Turut Main

    Senin, 20 Jul 2026 - 11:41 WIB
  • 05

    Suplai Tanah ke Proyek Tol, Galian di Garuda Sakti KM 15 Kampar Diduga Beroperasi Diluar Izin

    Sabtu, 11 Jul 2026 - 23:15 WIB

TERBARU

  • Jurus Berkelit Terdakwa Esra Angelina di Persidangan Usai Menggelapkan Uang Sejumlah 1,8 Miliar Rupiah

    Jurus Berkelit Terdakwa Esra Angelina di Persidangan Usai Menggelapkan Uang Sejumlah 1,8 Miliar Rupiah

    Senin, 27 Jul 2026 | 21:08 WIB
  • Kuasa Hukum Korban Beberkan Dua Orang Polisi Bengkong Terlibat Pengeroyokan Pengancaman Pistol

    Kuasa Hukum Korban Beberkan Dua Orang Polisi Bengkong Terlibat Pengeroyokan Pengancaman Pistol

    Senin, 27 Jul 2026 | 00:41 WIB
  • P3SI Sukses Gelar Kontes Perkutut Regional Sumatera 2026, Peserta Tiga Kota Raih Piala

    P3SI Sukses Gelar Kontes Perkutut Regional Sumatera 2026, Peserta Tiga Kota Raih Piala

    Minggu, 26 Jul 2026 | 23:14 WIB
  • Pidsus Kejati Riau Geledah Kantor Disdik Dari Pagi, 3 Kotak Dokumen dan Barang Elektronik Disita

    Pidsus Kejati Riau Geledah Kantor Disdik Dari Pagi, 3 Kotak Dokumen dan Barang Elektronik Disita

    Kamis, 23 Jul 2026 | 16:46 WIB
  • Kelompok Mahasiswa Cipayung Bertarung dengan OKP di Pemilu Unrika

    Kelompok Mahasiswa Cipayung Bertarung dengan OKP di Pemilu Unrika

    Kamis, 23 Jul 2026 | 16:05 WIB
  • Pegawai Imigrasi Batam karena Memiliki Narkoba Cair Divonis 1 Tahun Penjara

    Pegawai Imigrasi Batam karena Memiliki Narkoba Cair Divonis 1 Tahun Penjara

    Kamis, 23 Jul 2026 | 02:49 WIB
  • Polda Riau Grebek Gudang BBM Ilegal di Rohil, 3 Tersangka dan Truk Tangki Diamankan

    Polda Riau Grebek Gudang BBM Ilegal di Rohil, 3 Tersangka dan Truk Tangki Diamankan

    Selasa, 21 Jul 2026 | 23:00 WIB
  • Dua Pria Dituding Maling Motor, Namun Jaksa di Batam Tidak Memperlihatkan Video CCTV yang Terlihat Wajah Para Pelaku Beraksi

    Dua Pria Dituding Maling Motor, Namun Jaksa di Batam Tidak Memperlihatkan Video CCTV yang Terlihat Wajah Para Pelaku Beraksi

    Selasa, 21 Jul 2026 | 21:48 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com