Home › Peristiwa › Dewi Sartika Sitinjak Mangkat karena Malpraktek yang Dilakukan RS Awal Bros
Dewi Sartika Sitinjak Mangkat karena Malpraktek yang Dilakukan RS Awal Bros
Foto jenazah Dewi Sartika Sitinjak saat terbujur kaku di ruang ICU Rumah Sakit Awal Bros
SEROJANEWS.COM, BATAM - Seorang mahasiswi dari Universitas Terbuka (UT) Batam, Dewi Sartika Sitinjak dinyatakan mangkat pada hari Senin (10 Agustus 2026) pada pukul 13:30 WIB.
Kabar mangkatnya Dewi Sartika Sitinjak disampaikan oleh kuasa hukumnya, Bangun P Simamora melalui sambungan telepon menggunakan aplikasi WhatsApp kepada media ini.
"Klien kami korban malpraktek di Rumah Sakit (RS) Awal Bros pada siang tadi tepat pukul 13:30 WIB telah mangkat. Tadi kami dapat kabar dari keluarganya bahwa Dewi Sartika Sitinjak telah tiada," kata Bangun P Simamora.
Bangun P Simamora menyebutkan bahwa pihak keluarga sekarang sudah ramai di RS Awal Bros menjaga jenazah almarhum Dewi Sartika Sitinjak.
"Keluarga sedang berkumpul dan ada yang sedang mau datang ke RS Awal Bros untuk melihat jenazah Dewi Sartika Sitinjak. Saat ini keluarga sedang menjaga supaya tidak disentuh oleh siapapun," ucap Bangun P Simamora.
Dewi Sartika Sitinjak pada tanggal 28 Agustus 2026 silam menjalani operasi ambeien yang ditangani oleh dokter Dewi Setianingsih selama 2,5 jam.
Usai menjalani operasi ambeien, Dewi Sartika Sitinjak diantarkan petugas medis ke ruang rawat inap Bromelia Nomor 602.
Pada malam harinya, diketahui perawat RS Awal Bros menyuntikkan 3 suntik cairan ke tubuh Dewi Sartika Sitinjak.
Pada saat suntikan pertama Dewi Sartika Sitinjak mulai mengalami sesah nafas dan kesakitan. Walaupun sudah dikomplain namun perawat dari RS Awal Bros masih tetap melanjutkan penyuntikan itu. Bahkan perawat itu menambah suntikan yang kedua ke tangan Dewi Sartika Sitinjak.
Selanjutnya perawat RS Awal itu menyuntikan cairan pada suntikan ketiga melalui infus yang bermuara ke tubuhnya Dewi Sartika Sitinjak.
Tidak sampai 5 menit kemudian, Dewi Sartika Sitinjak langsung pingsan dan tidak sadarkan diri. Petugas medis dari RS Awal Bros langsung memberikan pertolongan dengan cara memompa jantung secara manual sekitar 1 jam.
Selanjutnya petugas medis langsung membawa Dewi Sartika Sitinjak ke ruangan ICU untuk mengambil tindakan medis. Dewi Sartika Sitinjak berada 12 di ruang ICU dan pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Saat berada di ruangan ICU RS Awal Bros dilakukan pengambilan gambar terhadap jenazah almarhum Dewi Sartika Sitinjak. Karena hal itu langsung pihak RS Awal Bros melalui dokter Rizky Rinaldi melarang wartawan mengambil foto.
"Dilarang Pak mengambil foto walaupun wartawan. Kami ada undang-undangnya," kata dokter Rizky Rinaldi yang hendak mengambil ponsel jurnalis media ini.
"Kalau kamu ambil ponsel saya maka kamu akan saya laporkan terkait perampasan ponsel dan menguasai ponsel saya tanpa izin," ucap Joni Pandiangan S.H selaku wartawan Serojanews.com di ruangan ICU RS Awal Bros.
Mendengarkan jawaban awak media ini, Rizky Rinaldi mengarahkan jurnalis untuk mengecek undang-undang pelarangan mengambil foto.
"Ayo biar saya tunjukkan undang-undangnya dilarang mengambil foto," ucap Rizky Rinaldi.






Komentar Via Facebook :