https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Polres Pelalawan Diminta Buka Suara, Mengapa Kasus Karhutla Sawit Koperasi RTBS Tak Kunjung Jelas? •   Jaksa Rumondang Manurung Hadirkan Saksi yang Bukan Pemilik Barang Bukti •   Pasutri di Batam Mohon Keringanan Hukuman karena Menempatan PMI Secara Ilegal •   Malpraktek yang Menewaskan Dewi Sartika Sitinjak, Sturman Panjaitan: Proses Hukum Harus Dilakukan Polresta Barelang
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Lingkungan › Polres Pelalawan Diminta Buka Suara, Mengapa Kasus Karhutla Sawit Koperasi RTBS Tak Kunjung Jelas?

Polres Pelalawan Diminta Buka Suara, Mengapa Kasus Karhutla Sawit Koperasi RTBS Tak Kunjung Jelas?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:16 WIB,  
Penulis : Redaksi
Polres Pelalawan Diminta Buka Suara, Mengapa Kasus Karhutla Sawit Koperasi RTBS Tak Kunjung Jelas?

Ilustrasi (Foto Detiknews)

SEROJANEWS.COM, PELALAWAN – Belum terungkapnya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di perkebunan kelapa sawit milik Koperasi RTBS di Kabupaten Pelalawan patut dipertanyakan secara serius.

Menurut Ketua Umum Gerakan Sungguh Suara Sejati (G3S) Berti Sitanggang, publik membutuhkan transparansi mengenai progres penanganan perkara tersebut.

Polres Pelalawan harus mampu menyampaikan secara terbuka, tidak cukup hanya dengan mengatakan bahwa perkara masih dalam penyelidikan.

Sejauh mana penyelidikan telah dilakukan, siapa saja yang telah diperiksa, dan apa kendala yang membuat perkara tersebut belum menemukan titik terang?

“Pertanyaan-pertanyaan itu sangat nyambung ketika dibandingkan dengan perkara karhutla lainnya yang berhasil Polisi ungkap,” kata Berti, Rabu (12/8/26).

Dia menjelaskan, pada April 2026, Polres Pelalawan berhasil menetapkan tersangka (ES) terkait pembakaran lahan di Desa Gambut Mutiara.

Kemudian pada Agustus 2026, polisi juga menangkap seseorang berinisial (S) yang disebut sebagai tersangka dalam kasus kebakaran lahan di Desa Kerumutan.

Perbedaan perkembangan penanganan perkara tersebut memunculkan beragam pertanyaan publik mengenai konsistensi penegakan hukum.

“Mengapa dalam perkara yang sama tapi beda lokasi, aparat dapat bergerak cepat menemukan pelaku dan menetapkan tersangka, sementara kasus kebakaran di perkebunan sawit Koperasi RTBS belum menunjukkan hasil yang jelas?” ujar Berti.

Jika aparat memproses perkara karhutla berdasarkan prosedur yang sama, Polres Pelalawan seharusnya menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat mengenai alasan perbedaan tersebut.

Berti menilai, kondisi yang terkesan "tebang pilih" ini berpotensi melahirkan berbagai asumsi negatif tentang adanya dugaan kepentingan tertentu.

Sehingga membuat perkara karhutla di perkebunan sawit Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) seolah mendapatkan perlakuan khusus.

“Jangan sampai lambannya pengungkapan kasus itu menciptakan kesan adanya perlakuan berbeda. Karena, ada pihak yang memiliki kepentingan di balik perkara itu,” ucapnya.

Ketua G3S mengingatkan, hukum harus berdiri tegak tanpa melihat siapa pemilik lahan, siapa pengelola perkebunan, atau seberapa besar kepentingan ekonomi yang berada di belakangnya.

Ia meminta Polres Pelalawan membuktikan bahwa tidak ada tebang pilih dan kesan perlakuan khusus dalam penanganan perkara karhutla di Kabupaten Pelalawan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Bayu Ramadhan Effendi masih memilih membisu ketika dikonfirmasi berulangkali soal kasus karhutla tersebut.

 

Editor : Redaksi

TOPIK TERKAIT

RiauKebakaranKarhutlaPelalawan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Dugaan Penipuan Rp654 Juta Modus Bangun Kelenteng, Menantu dan Pengurus Walubi Ikatan Tionghoa Riau Disorot
    Hukrim

    Dugaan Penipuan Rp654 Juta Modus Bangun Kelenteng, Menantu dan Pengurus Walubi Ikatan Tionghoa Riau Disorot

    Minggu, 02 Agu 2026 | 02:32 WIB
  • Keluarga Pengurus Ikatan Tionghoa di Pekanbaru Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan, Kerugian Capai 600 Juta Lebih
    Hukrim

    Keluarga Pengurus Ikatan Tionghoa di Pekanbaru Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan, Kerugian Capai 600 Juta Lebih

    Rabu, 29 Jul 2026 | 00:05 WIB
  • Pidsus Kejati Riau Geledah Kantor Disdik Dari Pagi, 3 Kotak Dokumen dan Barang Elektronik Disita
    Korupsi

    Pidsus Kejati Riau Geledah Kantor Disdik Dari Pagi, 3 Kotak Dokumen dan Barang Elektronik Disita

    Kamis, 23 Jul 2026 | 16:46 WIB
  • Polda Riau Grebek Gudang BBM Ilegal di Rohil, 3 Tersangka dan Truk Tangki Diamankan
    Hukrim

    Polda Riau Grebek Gudang BBM Ilegal di Rohil, 3 Tersangka dan Truk Tangki Diamankan

    Selasa, 21 Jul 2026 | 23:00 WIB
  • Ada Apa Dengan Kajari Pekanbaru? Sudah Berbulan Tidak Masuk Kantor
    Pemerintah

    Ada Apa Dengan Kajari Pekanbaru? Sudah Berbulan Tidak Masuk Kantor

    Selasa, 21 Jul 2026 | 18:43 WIB

Terpopuler

  • 01

    Dugaan Penipuan Rp654 Juta Modus Bangun Kelenteng, Menantu dan Pengurus Walubi Ikatan Tionghoa Riau Disorot

    Minggu, 02 Agu 2026 - 02:32 WIB
  • 02

    Keluarga Pengurus Ikatan Tionghoa di Pekanbaru Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan, Kerugian Capai 600 Juta Lebih

    Rabu, 29 Jul 2026 - 00:05 WIB
  • 03

    Kelompok Mahasiswa Cipayung Bertarung dengan OKP di Pemilu Unrika

    Kamis, 23 Jul 2026 - 16:05 WIB
  • 04

    Seorang Mahasiswi di Batam Menjadi Korban Malpraktek RS Awal Bros hingga Diambang Maut

    Senin, 10 Agu 2026 - 11:06 WIB
  • 05

    Warga Berharap Panglong Arang Bakau di Meranti Buka Lagi, Ada Oknum Polairud Diduga Turut Main

    Senin, 20 Jul 2026 - 11:41 WIB

TERBARU

  • Polres Pelalawan Diminta Buka Suara, Mengapa Kasus Karhutla Sawit Koperasi RTBS Tak Kunjung Jelas?

    Polres Pelalawan Diminta Buka Suara, Mengapa Kasus Karhutla Sawit Koperasi RTBS Tak Kunjung Jelas?

    Rabu, 12 Agu 2026 | 22:16 WIB
  • Jaksa Rumondang Manurung Hadirkan Saksi yang Bukan Pemilik Barang Bukti

    Jaksa Rumondang Manurung Hadirkan Saksi yang Bukan Pemilik Barang Bukti

    Rabu, 12 Agu 2026 | 20:54 WIB
  • Pasutri di Batam Mohon Keringanan Hukuman karena Menempatan PMI Secara Ilegal

    Pasutri di Batam Mohon Keringanan Hukuman karena Menempatan PMI Secara Ilegal

    Rabu, 12 Agu 2026 | 17:24 WIB
  • Malpraktek yang Menewaskan Dewi Sartika Sitinjak, Sturman Panjaitan: Proses Hukum Harus Dilakukan Polresta Barelang

    Malpraktek yang Menewaskan Dewi Sartika Sitinjak, Sturman Panjaitan: Proses Hukum Harus Dilakukan Polresta Barelang

    Selasa, 11 Agu 2026 | 17:50 WIB
  • Untuk Mengungkap Tabir Meninggalnya Dewi Sartika Sitinjak karena Malpraktek, Kuasa Hukum: Kami Lakukan Otopsi

    Untuk Mengungkap Tabir Meninggalnya Dewi Sartika Sitinjak karena Malpraktek, Kuasa Hukum: Kami Lakukan Otopsi

    Senin, 10 Agu 2026 | 22:00 WIB
  • Dewi Sartika Sitinjak Mangkat karena Malpraktek yang Dilakukan RS Awal Bros 

    Dewi Sartika Sitinjak Mangkat karena Malpraktek yang Dilakukan RS Awal Bros 

    Senin, 10 Agu 2026 | 15:46 WIB
  • Seorang Mahasiswi di Batam Menjadi Korban Malpraktek RS Awal Bros hingga Diambang Maut

    Seorang Mahasiswi di Batam Menjadi Korban Malpraktek RS Awal Bros hingga Diambang Maut

    Senin, 10 Agu 2026 | 11:06 WIB
  • Kejati Kepri Nyatakan Banding Terhadap Vonis Ringan yang Diterima Touke Mega Mall, Bowie Yoenathan

    Kejati Kepri Nyatakan Banding Terhadap Vonis Ringan yang Diterima Touke Mega Mall, Bowie Yoenathan

    Sabtu, 08 Agu 2026 | 16:43 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com