https://www.serojanews.com

  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan

https://www.serojanews.com

https://www.serojanews.com

  • Beranda
  • ";
  • Opini
  • Korupsi
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Indeks

Beranda

Opini

Korupsi

Hukum

Pemerintahan

Peristiwa

Politik

Ekbis

Nasional

Ragam

Lingkungan

Olahraga

Terkini

•   Jaksa Parwila Qonitah Tidak Melek Hukum Sampai Mengajukan Banding Terhadap Putusan Bebas •   Penetapan Tersangka Dugaan Penganiayaan Terhadap Anak di Playgroup Djuwita Terungkap Tindakan Intimidasi Penyidik Subdit IV PPA Polda Kepri •   Jeritan Hati Miss Vivi Selaku Guru Playgroup Djuwita Usai Ditetapkan Tersangka Dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Anak oleh Polda Kepri •   G3S Soroti Kepastian Hukum Perkara Lingkungan PT Musim Mas, Dugaan Kerusakan Lingkungan Rp187,8 Miliar
Info Iklan Pedoman Media Redaksi Disclaimer Tentang Kami
Home › Hukrim › Menghina Satu Suku di Batam, Raja Situmorang Divonis Penjara 3 Bulan dan 12 Hari

Menghina Satu Suku di Batam, Raja Situmorang Divonis Penjara 3 Bulan dan 12 Hari

Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB,  
Penulis : JP
Menghina Satu Suku di Batam, Raja Situmorang Divonis Penjara 3 Bulan dan 12 Hari

Sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa Raja Situmorang di PN Batam.

SEROJANEWS.COM, BATAM - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Monalisa Anita Theresia Siagian, Marthin Verdian dan Ferry Irawan menjatuhkan vonis kepada terdakwa Raja Situmorang dengan pidana penjara selama 3 bulan dan 12 hari.

Hal itu terjadi dalam persidangan yang dilaksanakan pada hari Selasa (22 September 2026) dan dihadiri oleh jaksa penuntut umum (JPU) Gustirio Kurniawan serta dihadiri oleh penasehat hukum dari terdakwa Raja Situmorang bernama Thamrin Pasaribu, Djandel Dachlan Pangihutan Marbun, Serlina Gultom dan Roger Morrow Sirumapea.

Monalisa Anita Theresia Siagian mengatakan bahwa terdakwa Raja Situmorang telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penghinaan terhadap Suku Melayu dengan membuat komentar menggunakan akun facebook miliknya.

”Terdakwa Raja Situmorang telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana setiap orang yang di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap satu atau beberapa golongan atau kelompok penduduk Indonesia berdasarkan ras, kebangsaan, etnis, warna kulit, jenis kelamin, disabilitas mental, atau disabilitas fisik,” kata Monalisa Anita Theresia Siagian.

Monalisa Anita Theresia menyebutkan bahwa perbuatan Raja Situmorang bertentangan dengan Pasal 242 KUHP.

”Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Raja Situmorang dengan penjara selama 3 bulan dan 12 hari,” ucap Monalisa Anita Theresia Siagian.

Setelah dibacakan vonis tersebut, Monalisa Anita Theresia Siagian langsung bertanya kepada pihak JPU dan para penasehat hukum terdakwa ”Bagaimana pendapat kalian jaksa dan terdakwa serta para penasehat hukum atas vonis tersebut? Apakah menyatakan banding atau pikir-pikir atau terima terhadap putusan,” ujar Monalisa Anita Theresia Siagian.

Terlihat Raja Situmorang langsung melakukan diskusi kepada para penasehat hukumnya. Beberapa saat kemudian penasehat hukum dari terdakwa Raja Situmorang atas nama Roger Morrow Sirumapea menyatakan bahwa pihaknya terima atas vonis tersebut.

”Kami terima atas vonis tersebut, yang mulia,” kata Roger Morrow Situmorang.

Masih dalam suasana persidangan itu terdengar JPU Gustirio Kurniawan menyatakan bahwa pihaknya pikir-pikir atas putusan (645/Pid.B/2026/PN Btm).

”Kami pikir-pikir atas putusan tersebut,” ucap Gustirio Kurniawan.

Masa Penahanan Raja Situmorang Lebih Lama Ketimbang Vonis yang Dijatuhkan PN Batam

Surat Penahanan Raja Situmorang.

Berdasarkan surat perintah penahanan dengan nomor: SP.Han/58/VI/RES.1.24/2026/Reskrim disebutkan bahwa Raja Situmorang ditahan oleh Polresta Barelang  pada tanggal 01 Juni 2026.

Surat penahanan itu ditandatangani oleh Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. Surat perintah itu diserahkan oleh Bripka Kristian Silalahi dan ditandatangani.

Surat perintah penahanan diterima langsung oleh Iptu M Alvin Royantara dan langsung ditandatangani.

Bertolak dari surat penahanan itu diketahui bahwa Raja Situmorang telah menjalani penahanan selama 3 bulan dan 21 hari penjara. Sementara putusan PN Batam dengan nomor 645/Pid.B/2026/PN Btm hanya menjatuhkan vonis kepada Raja Situmorang dengan pidana penjara selama 3 bulan dan 12 hari.

Karena vonis PN Batam lebih singkat ketimbang masa penahanan Raja Situmorang maka dilakukan kofirmasi kepada pihak Kepala seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kasi Intel Kejari) Batam, Gustian Juanda Putra.

Dalam konfirmasi itu dilayangkan pertanyaan sebagai berikut: Raja Situmorang ditahan mulai tanggal 1 Juni 2026 yang lalu. Tadi Raja Situmorang divonis penjara selama 3 bulan dan 12 hari. Apakah seharusnya Raja Situmorang sudah dibebaskan setelah vonis itu dibacakan? Ini semua demi hak asas manusia terhadap Raja Situmorang.

Gustian Juanda Putra mennyebutkan bahwa dirinya tidak mengetahui siapa JPU dalam perkara Raja Situmorang.

”Siapa JPU-nya, ya?” kata Gustian Juanda Putra.

Selanjutnya awak media ini memberitahukan bahwa JPU yang menyidangkan perkara terdakwa Raja Situmorang adalah Muhammad Arfian dan Gustirio Kurniawan.

”Saya monitor dulu ya,” ucap Gustian Juanda Putra menjawab dengan bahasa yang terdengar santai.

Editor : Admin
Sumber : Fakta Persidangan

TOPIK TERKAIT

Raja SitumorangPenghinaan Suku Melayu
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • 01

    Jaksa Rumondang Manurung Ungkap Adegan Konspirasi di Balik Penyelundupan 3 Unit Mesin Pesawat Bekas dari Singapura

    Jumat, 30 Okt 2026 - 06:27 WIB
  • 02

    Jeritan Hati Miss Vivi Selaku Guru Playgroup Djuwita Usai Ditetapkan Tersangka Dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Anak oleh Polda Kepri

    Rabu, 04 Nov 2026 - 19:24 WIB
  • 03

    JPU Gustirio Kurniawan: Terdakwa Muhammad Ilham Saputra Melakukan Penipuan untuk Modal Judol dan Sawer Tiktok

    Selasa, 27 Okt 2026 - 20:21 WIB
  • 04

    Jaksa Parwila Qonitah Tidak Melek Hukum Sampai Mengajukan Banding Terhadap Putusan Bebas

    Minggu, 08 Nov 2026 - 02:57 WIB
  • 05

    Penetapan Tersangka Dugaan Penganiayaan Terhadap Anak di Playgroup Djuwita Terungkap Tindakan Intimidasi Penyidik Subdit IV PPA Polda Kepri

    Kamis, 05 Nov 2026 - 16:37 WIB

TERBARU

  • Jaksa Parwila Qonitah Tidak Melek Hukum Sampai Mengajukan Banding Terhadap Putusan Bebas

    Jaksa Parwila Qonitah Tidak Melek Hukum Sampai Mengajukan Banding Terhadap Putusan Bebas

    Minggu, 08 Nov 2026 | 02:57 WIB
  • Penetapan Tersangka Dugaan Penganiayaan Terhadap Anak di Playgroup Djuwita Terungkap Tindakan Intimidasi Penyidik Subdit IV PPA Polda Kepri

    Penetapan Tersangka Dugaan Penganiayaan Terhadap Anak di Playgroup Djuwita Terungkap Tindakan Intimidasi Penyidik Subdit IV PPA Polda Kepri

    Kamis, 05 Nov 2026 | 16:37 WIB
  • Jeritan Hati Miss Vivi Selaku Guru Playgroup Djuwita Usai Ditetapkan Tersangka Dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Anak oleh Polda Kepri

    Jeritan Hati Miss Vivi Selaku Guru Playgroup Djuwita Usai Ditetapkan Tersangka Dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Anak oleh Polda Kepri

    Rabu, 04 Nov 2026 | 19:24 WIB
  • G3S Soroti Kepastian Hukum Perkara Lingkungan PT Musim Mas, Dugaan Kerusakan Lingkungan Rp187,8 Miliar

    G3S Soroti Kepastian Hukum Perkara Lingkungan PT Musim Mas, Dugaan Kerusakan Lingkungan Rp187,8 Miliar

    Selasa, 03 Nov 2026 | 22:25 WIB
  • Sidang Replik Perkara Pengeroyokan Yehezkiel Benaya Christo Hutagalung, JPU Susanto Martua Ritonga Tambahkan Tuntutan Pidana Para Terdakwa

    Sidang Replik Perkara Pengeroyokan Yehezkiel Benaya Christo Hutagalung, JPU Susanto Martua Ritonga Tambahkan Tuntutan Pidana Para Terdakwa

    Senin, 02 Nov 2026 | 18:56 WIB
  • Jaksa Rumondang Manurung Ungkap Adegan Konspirasi di Balik Penyelundupan 3 Unit Mesin Pesawat Bekas dari Singapura

    Jaksa Rumondang Manurung Ungkap Adegan Konspirasi di Balik Penyelundupan 3 Unit Mesin Pesawat Bekas dari Singapura

    Jumat, 30 Okt 2026 | 06:27 WIB
  • Dampak Tidak Ditahan oleh PN Batam Terdakwa Michael Wales Dalam Perkara Penggelapan Rp 787.251.013 Diduga Telah Mempengaruhi Saksi Etik

    Dampak Tidak Ditahan oleh PN Batam Terdakwa Michael Wales Dalam Perkara Penggelapan Rp 787.251.013 Diduga Telah Mempengaruhi Saksi Etik

    Rabu, 28 Okt 2026 | 21:53 WIB
  • JPU Gustirio Kurniawan: Terdakwa Muhammad Ilham Saputra Melakukan Penipuan untuk Modal Judol dan Sawer Tiktok

    JPU Gustirio Kurniawan: Terdakwa Muhammad Ilham Saputra Melakukan Penipuan untuk Modal Judol dan Sawer Tiktok

    Selasa, 27 Okt 2026 | 20:21 WIB


  • KATEGORI
  • Daerah
  • Korupsi
  • Hukrim
  • Pemerintah
  • Peristiwa
  • Politik
  • KATEGORI
  • Ekbis
  • Nasional
  • Ragam
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • INFORMASI
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Info Iklan
Copyright © SerojaNEWS.com